Dia sudah berjanji pada dirinya,
Tahun ini adalah tahunnya.
Segala bentuk tawa akan dia usahakan,
Lalu tiba2 muncul sosok yang tidak pernah dia sangka,
Dia terperangkap dalam satu situasi,
Ingin pergi, ingin Lari saat raga itu muncul.
Tapi banyak hal yang ia tahan.
Dia bertahan cukup lama untuk bisa terus terlihat kuat.
Dalam waktu sekejap tembok pertahanan yang sudah dia bangun roboh seketika.
Rindu itu menruak dengan hebat, air mata tak berhenti terurai.
Ada anak perempuan yang berusaha bekerja keras demi adik2nya.
Namun Ketika dia mendengar kabar saat semua adik2nya jatuh sakit seketika Pertahanannya Runtuh.
Air matanya mangalirrr tanpa henti.