maaf kalo ini bisa bikin emosi, tapi serius, kalo gak diramein mereka bakal beneran melakukannya🤦🏻♂️
SEMUA transaksi ekonomi termasuk USAHA KECIL akan dipajaki demi membiayai MBG & kopdes!!! hashim mencontohkan tukang cukur, tukang pijat, sampai warteg... makin ngaworr!!
selama ini usaha kecil ga kena PPh jika penghasilannya belum besar agar bisa berkembang, tapi kalau semua transaksi sekelas warteg pun dipungut PPN 11% ya sama aja boong..
dampaknya gak cuma ke pengusaha, masyarakat yg saat ini daya belinya rendah juga terdampak karena harga-harga pasti naik buat nutup PPN!!!
rejim inkompeten sedang kehabisan kas utk maksa membiayai proyek jumbo yg cuma hambur2 uang, di tengah kondisi ekonomi yg sedang sulit, dan sekarang mau malak duit ke rakyatnya sendiri lewat segala macam pajak.
JANCOK!!! REJIM EDAN!!!!!
EVs are not a "rich" country phenomenon at all anymore
Roughly 30% of new car sales in Indonesia are already fully battery electric.
Oil importing countries across the globe are making the sensible choice of moving away from oil dependency in the transport sector.
What most people don't know: when you fill up a petrol car most of the energy never moves it.
Petrol car: 13–21% of the crude oil's energy reaches wheels.
Electric car on today's UK grid: 43–45%.
Electric car on wind+solar: 77–80%.
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, bencana makin parah, biaya hidup makin mahal.
Dari banjir, karhutla, sampai cuaca ekstrem, krisis iklim makin terasa di kehidupan sehari-hari. Tapi, apa kerja pemerintah?
Tak berhenti-henti, saya akan selalu bersuara di platform ini.
Indonesia harus jadi negara industri berbasis manufaktur.
Tidak ada cara lain untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 8%, selain bikin pabrik di seluruh penjuru Nusantara.
Untuk bisa bikin pabrik dan ngundang investasi pabrik dari seluruh dunia..
Tidak ada cara lain selain:
- Menegakkan kepastian hukum
- Melawan korupsi dan praktik perburuan rente
- Meningkatkan pendidikan SDM dan mengurangi MBG (kecuali ke orang susah)
- Meningkatkan daya beli masyarakat supaya hasil produksi terserap, selain juga diekspor ke seluruh dunia.
Indonesia ini penduduknya ratusan juga
Kalau sukses bikin industrial policy, multiplier effectnya luar biasa.
Ga hanya jadi lebih kaya, tapi juga lebih berkuasa.
FOTO: Achib29 (Wikipedia)
🔥 HOT OFF THE PRESS
For the first time ever, @iea.org has published a dedicated Electrification Report. An absolute treasure trove of data.
Here are the key takeaways that stood out to me when I peer-reviewed it. 🧵
Fires are smoldering in Indonesia, which is in a severe and widespread drought. Some of these are tropical peatland fires, which burn slowly, release higher amounts of air pollution, and are notoriously difficult to extinguish.
SEA countries should sue the Indonesian government over the health hazards caused by years and years of incompetence in handling forest fires. I’m saying this as an Indonesian myself.
UMKM mustahil menaikkan standar kehidupan Indonesia karena adalah ekonomi sirkuler.
Misal kamu jualan bakso. Berharap ada yang beli. Siapa yang mau beli kalau ekonomi UMKM semua? Tukang jual bakso lain?
Untuk dapat living standard rumah & baju & sekolah negara maju, kita butuh ini: pabrik baja, pabrik batu bata, pabrik ubin, pabrik mebel, pabrik semen, pabrik cat, pabrik aluminium.
UMKM ga bisa bikin kayak ini buat menyuplai ratusan juta orang. Mustahil. Harus ada agregasi skala. Modal yang awalnya tersebar tidak jelas di ekonomi informal dikonsentrasikan, terus berubah jadi mesin, jadi gedung pabrik, jadi armada truk, jadi organisasi birokrasi manajemen yang kompeten dan bergaji tinggi.
Tanah, bebatuan, bijih, batubara, bensin, cahaya matahari diubah oleh ratusan pabrik menjadi listrik, jadi rumah, jadi mobil, jadi kulkas, jadi LRT, jadi gedung, jadi baju, jadi elektronik. Barang-barang ini diadakan dalam jumlah raksasa untuk ratusan juta orang.
Kemudian standar kehidupan Indonesia maju. Orang-orang yang sebelumnya nggak punya jadi punya.