Gue sekeluarga 'bersyukur' ada pengalaman bokap kena diabetes jadi bisa evaluasi asupan gula. Tapi buat orang2 lain belum tentu. Jangankan yang dari ekonomi lemah, orang2 kelas menengah atas pun banyak yg ga aware soal horornya kandungan gula di makanan/minuman kemasan.
Baca2 almarhum biasa minum minuman kaleng macam soda. Pokoknya minuman kemasan. Ditambah dengan pola makan yang berantakan dan gaya hidup kurang air putih dan tidur juga kayaknya.
Ini bikin gue sadar kalau pengetahuan soal kandungan gula di makanan kemasan itu privilege banget.
Kemarin ngikutin berita Sapri 'Facebooker' meninggal krn diabetes. Kadar gula dia katanya udh 1000 lebih. Dulu bokap jg hampir lewat krn diabetes, daging busuknya di paha dibuang, dua tahun lebih pemulihan, kadar gulanya 300an. Gue bahkan ga tau kadar gula bisa sampai 1000 lebih.
Kemarin ngikutin berita Sapri 'Facebooker' meninggal krn diabetes. Kadar gula dia katanya udh 1000 lebih. Dulu bokap jg hampir lewat krn diabetes, daging busuknya di paha dibuang, dua tahun lebih pemulihan, kadar gulanya 300an. Gue bahkan ga tau kadar gula bisa sampai 1000 lebih.