@parcel_in @Fazaver Jika “keluar” dari “strength zone” maka menurut saya wajib hukumnya ber-partner dengan orang yang ahli di bidang tsb/berbeda kompetensi dengan kita. Resiko gagal sangat tinggi bagi kita yang newbie di suatu bidang tanpa partner/gelap. Siap2 semua resources hangus
@parcel_in @Fazaver Pekerjaan one man band spt ini mirip artis atau atlet, sangat bergantung kepada keaktifan diri kita. Atlet/artis yang pintar mesti ambidextrous. Contoh Susy Susanti dan Alan B mempunyai usaha Astec, masih dalam lingkup bulu tangkis yg membesarkan nama mereka
@parcel_in @Fazaver Sudah experienced selama 14 tahun itu modal yang luar biasa. Jangan akrobat keluar dari bidang yang ada untuk menekan resiko. Pepatah Tiongkok kuno mengatakan setiap bidang pekerjaan dalam hidup mempunya jawaranya masing-masing. Jangan terlalu lirik kanan kiri dan pengen instant
@parcel_in @Fazaver Ini namanya competency trap atau confort zone. Banyak yang alami, bahkan level corp. Bahasa lainnya adalah inertia. Mesti explore. Saran saya adalah dimulai dengan visi. Melihat beberapa tahun ke depan dan mulai berubah. Change or die, itu adalah mantra dalam kehidupan.
Instead of complaining about things that we cannot change, better focus on what we can change. Refuse to give up with circumstance, we are the one who is in charge.