π―here are sorrows that π·loom in ππΆπΉπ²π»π°π², delicate as flowers and unseen by wandering eyes; π»πΎπΊππππΏππ πΏπππ πΊπΏπΊπ, yet quietly πππππΎππππ where no armth ever π«ππππ‘ππ¬.
!2DFess
Reply with your characterβs IC to share a βfriendly banterβ with mine. This man is also wondering if thereβs a relation he can sign up to.
@EVIGH3DEN Tatapanku berlabuh padanya, membiarkan sepasang netraku menyiratkan ketertarikan yang tak mampu kusembunyikan. βSelamat malam, Lucian,β sapaku dengan senyum mengembang. Lalu segera berpaling, pada bintang bulu tadi βKucingnya mirip Lucian, yaβ
menatap netranya secara langsung.
βBukan tentang seberapa besar lukanya,β balasku lugas. βGoresan sekecil apa pun yang diabaikan sering kali menjadi pintu masuk bagi masalah yang jauh lebih merepotkan. Setidaknya untuk saat ini, kamu sudah
bebas.
βSayang sekali ia terburu-buru pergi,β balasku, menimpali silabel yang menggantung dari bibirnya. Percik kegembiraan menghidupkan intonasiku tanpa bisa ditahan. βCapung musim panas selalu punya pesona yang luar biasa. Sayapnya memantulkan
@scarcecrows eyes, meeting his annoyance with a gentle, forgiving smile.
βI apologize once again,β I answered. My voice flowed calmly, without a hint of self-defense. βIt was never my intention to disrespect you, @scarcecrows .β
@scarcecrows The sudden scolding didn't startle me, nor did it make me scramble to shift my body. Unbothered, I merely tilted my face a few degreesβa silent, natural adjustment to keep his presence fully within my sight. I looked deeply into his
tidak alami, namun aku memaksanya untuk terus menatap ke depan. Dalam diam yang mencekam, di atas kendaraan yang melaju membelah kota, aku membiarkan diriku sepenuhnya bergantung pada seorang asingβmencatat sebuah janji bisu bahwa jika aku