“Ada engkau dalam setiap doaku. Sungguh aku rindu berbagi tawa. Kini kita tidak lagi menyapa. Biarlah hanya dari kejauhan ....”
.
Selamat datang kembali, April
Berdoa dan berbelasungkawa tanpa ngomongin firasat, tanpa cocoklogi, tanpa share foto-foto korban, tanpa bahas story terakhir korban, tanpa membagikan berita dari whatsapp yang belum tentu valid, itu udah lebih dari cukup kok. Berikan perhatian tanpa harus jadi pusat perhatian
Pernah, saking sedihnya, otak malah skip. Jadi pas bangun tidur, kayak enggak ada apa-apa. Beberapa menit kemudian baru ingat. Sianying sedihnya restart 😅