Ini sekaligus ngebuktiin kalau psikotes itu idealnya dijadikan ALAT BANTU dalam proses asesmen calon karyawan, bukan ALAT UTAMA untuk menilai calon karyawan. Di Indo, yang sering terjadi malah sebaliknya, terus mereka ngeluh susah nyari karyawan 😂
Hasil psikotes bisa makin bagus hasilnya kalau sering ngerjain. Bisa di-faking good malah. Faktor penentunya banyak, bias-nya pun demikian.
HOLY SHIT SUMMER GAME FEST 2026 ACTUALLY BROUGHT THE NOISE!
- RESIDENT EVIL VERONICA
- ALIEN ISOLATION 2
- TIFA IN STREET FIGHTER 6
- 2 NEW CUPHEAD GAMES
- SONIC CROSSWORLDS YEAR 2
- GEN ATLAS
- STELLER BLADE BLOOD RAIN
- THE LAST RONIN GAME
- WOLF AMONG US 2
- MONSTER HUNTER WILDS ASCENSION
- GUNDAM ROGUE ORBIT
- GUILD WARS 3
- ATTACK ON TITAN 3
- STRANGER THAN HEAVEN TUPAC TRAILER
- 1666 AMSTERDAM
- FINAL FANTASY VII REVELATION
Final Fantasy VII Revelation, the thrilling conclusion of the FFVII Remake Series, launches simultaneously on PlayStation 5, Nintendo Switch 2, Xbox Series X|S, Epic Games Store and Steam in Spring 2027.
Nggak. MBG sama Kopdes bukan yang bikin rupiah ambruk secara langsung. Tapi dua program ini turut bikin keuangan negara makin kepepet, dan itu berefek ke rupiah. Prosesnya gini: kalau pengeluaran negara jauh lebih gede dari pemasukannya, pemerintah harus ngutang lebih banyak lewat surat berharga. Investor asing yang pegang surat itu mulai ragu, karena makin gede defisitnya, makin mereka khawatir negara susah bayar utang. Makanya mereka jual, tukar ke dolar, cabut. Permintaan rupiah turun, dolar naik.
Mereka kan pantau terus berita kita, defisit APBN per April 2026 udah tembus Rp164,4 triliun, jauh lebih parah dibanding April tahun lalu yang cuma Rp4,3 triliun. Belum lagi dokumen APBN final 2026 tegas bahwa hampir sepertiga anggaran pendidikan, tepatnya Rp223,5 triliun dari total Rp769 triliun, digeser buat MBG.
Yang pasti bikin mereka tambah heran, tentang Kopdes. 80 ribu koperasi desa dikasih pinjaman dari bank BUMN buat modal usaha. Normalnya kan koperasi yang nyicil utang itu tiap bulan. Tapi di aturan terbaru, yang bayar cicilan pokok plus bunganya adalah negara, bukan koperasinya. Jadi koperasinya minjem, tapi yang nanggung utangnya APBN. Koperasinya rugi atau males pun, utangnya tetap kebayar. Beban itu nempel tiap bulan, dari 80 ribu koperasi sekaligus. Apa ga geleng-geleng kepala itu investor dan ekonom global.
Pemerintah udah gerak sih, hanya dinamikanya tetap belum meyakinkan (bahkan lucu). Purbaya udah bilang bakal motong anggaran MBG, ga sampe seminggu dibantah sama BGN. BI juga udah naikin suku bunga, rupiah tetap tembus 17.845. Tapi tetap gw apresiasi 2 upaya itu, khususnya MBG kalau bisa diturunkan lagi dananya, atau kalau tidak mau, fokus arahkan ke sekolah-sekolah di pelosok yang muridnya benar-benar membutuhkan.
Terus apa yang selanjutnya pemerintah harus lakukan?
Menurut keyakinan saya ada tiga hal.
Pertama soal defisit. Yang perlu dilakukan: tunda ekspansi Kopdes ke daerah yang belum siap, daripada maksa jalan tapi malah nambahin defisit baru. Yang lebih penting, buktiin ke pasar bahwa defisit nggak akan jebol 3% sampai akhir tahun. Investor nggak butuh janji, mereka butuh lihat konsistensinya.
Kedua soal cadangan devisa. Per April kata BI, cadangan devisa kita tinggal $146,2 miliar, turun dari $156,5 miliar di awal tahun. Artinya dalam 4 bulan BI udah habiskan $10 miliar buat jual dolar langsung di pasar supaya rupiah nggak makin nyungsep. Masih ada lumayan banyak sih, tapi kalau terus dikuras dengan laju segini, ruang geraknya makin sempit. Yang harusnya dilakukan bukan cuma jual dolar terus, tapi genjot dolar masuk: tarik investasi asing langsung. Dan ini butuh lebih dari sekadar Prabowo keliling dunia.
Kalau kita lihat, dalam 18 bulan Prabowo udah 49 kali keluar negeri, hampir setara 4 bulan penuh hari kerja, dan selalu pulang bawa "komitmen investasi" triliunan. Tapi investor terbesar Indonesia sampai sekarang tetap Singapura, Hong Kong, China, bukan negara-negara yang dikunjungi. Komitmen bukan realisasi. Yang bikin investor beneran masuk adalah kepastian hukum, kemudahan izin usaha, dan konsistensi kebijakan, bukan foto bareng pemimpin dunia.
Ketiga, dan ini yang paling kontroversial, tentang gimana caranya mendorong jumlah ekspor kita. Mulai 1 Juni 2026 eksportir CPO dan batu bara wajib simpen 100% devisa hasil ekspornya di bank BUMN selama 12 bulan. Ekspor komoditasnya juga mulai masuk masa transisi lewat BUMN baru bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia. Untuk saat ini eksportir masih boleh pakai mitra/sistem lama sih, tapi dokumentasinya sudah harus lewat DSI. Baru mulai 1 Januari 2027 nanti seluruh transaksi ekspor sepenuhnya diambil alih DSI, sebagai eksportir tunggal batu bara, sawit, dan ferro alloy.
Tujuannya mulia: supaya dolar dari ekspor nggak kabur ke luar dan kebocoran devisa lewat transfer pricing bisa ditekan. Tapi gw tetap khawatir melihat proses eksekusi dan kecepatannya. DSI dibentuk dalam 3 hari: akta notaris 18 Mei, SK Kemenkumham 19 Mei, diumumkan Presiden 20 Mei, tanpa satu pun rapat publik, tanpa DPR, tanpa asosiasi pengusaha. Lalu sekarang satu entitas ini pegang seluruh hak jual komoditas strategis Indonesia ke luar negeri, tanpa audit independen, tanpa mekanisme pengawasan yang jelas. Ironisnya, ini persis modus transfer pricing yang mau diberantas, tapi sekarang yang melakukannya adalah negara sendiri. Kalau badan ini tidak transparan, kita tidak nutup pintu korupsi, kita cuma mindahin lokasinya ke satu titik yang lebih susah diawasi.
Jadi balik ke pertanyaan awal tadi: emang kalau MBG dan Kopdes dihentikan rupiah bisa menguat? Jawaban singkatnya nggak, karena memang tidak sesimpel itu. Dan gw berharap pemerintah bisa notice tiga saran gw diatas. Karena selama defisit terus bengkak, cadangan devisa terus dikuras, dan kebijakan besar kayak DSI dibentuk dalam 3 hari tanpa kajian publik, pasar akan terus ragu. Yang akhirnya menghasilkan rupiah yang lemah, cerminan dari pemerintah yang juga kelihatan ragu-ragu...
Output dari kebijakan Nadiem jelek? Kiranya kita bisa setuju.
Kebijakan dengan output jelek itu diframing sebagai kejahatan kerah putih? Ini namanya framing untuk kriminalisasi kebijakan.
Kalau semua output kebijakan yang dianggap jelek ini diframing sebagai kejahatan dan dikriminalisasi, ini ngasih disinsentif ke decision makers untuk buat keputusan dan jadi preseden buruk buat semua.
Gak semua kebijakan yang disusun dengan baik outputnya akan baik. Gak jarang juga kebijakan yang disusun jelek malah berujung baik dalam jangka pendek karena faktor keberuntungan.
White collar crime itu harus dibuktikan melalui niat jahat dan bukti adanya hubungan antara quid pro quo dengan illicit enrichment. Dalam konteks korupsi harus ada fraudulent intent dari pelaku untuk memperkaya diri.
Sejauh ini jelas gak ada bukti dua hal ini baik di Nadiem maupun Ibam.
Di negara lain, konsep illicit enrichment gak kaya di Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU Tipikor yang karet. Cuman di Indonesia kayanya unsur melawan hukum dan memperkaya diri atau orang lain/suatu korporasinya gak nyambung.
Pelanggaran hukum administrasi dianggap bukti dari illiit enrichment?
Lihat aja di UNCAC mana ada konsep korupsi kaya pasal jelek begini.
Kurang-kurangi lah berbicara sesuatu yang anda gak mengerti bung Zanatul. Salam buat pakarnya pakar si Fajar Trio sahabat Jaksapedia ya.
Halo, guys. Boleh minta perhatiannya sebentar? Gw buka kursus bahasa Inggris buat kalian-kalian yang mau belajar. Gak ada kata terlambat buat belajar, cus ke WA! https://t.co/HLfnWDRK0U Ada promo Mei juga nih!
Tag: #zonauang
Happy Birthday Kak DAN! @egolepsy_ 🎂 sehat selalu, bahagia terus, dan semua harapan untuk tahun ini tercapai🤍 terimakasih untuk jajan layout cantiknya!! #DANDay
Terimakasih juga kak @mobchies untuk layoutnya🎀
Happy birthday @egolepsy_ May this year be the one where you conquer new heights and embrace every challenge #DANDay Thanks a lot for the layout treat 🥹 Thank you in advance for making the layout 😊 @mobchies
Kagett karena unexpected terpilih buat dapet free layout kece for the first time >//<
Last but not least, walau sudah terlewat dua hari, tapii selamat menjalani bab kehidupan baru di usia yang bertambah yaaa, kakak @egolepsy_ <33
Semua hal yang terbaik buat kak Dan! #DANDay