disiapin rekening gratis saldo 50rb, tapi gak mampu mikir program jangka panjang biar masyarakat bisa makmur tanpa bergantung sama pemerintah.
impulsif 1 - logika 0
kadang kalo udah se desperate itu suka lupa kalo iya ya kita tuh masih muda. early 20s loh. siapa yg bikin society ini begitu melelahkan sampe ada tren mimpi basah genz itu. yaa bener siapa yang gamau sukses di usia muda, financial freedom di usia 30s😔
Values and moral compass. Capek loh harus ngedikte hal yang sama berulang kali, sementara dia ngga ngerti apa yang salah karena memang vision-nya ngga klik
Kalau sudah begini memakai alasan takdir... Nggak bisa dia membedakan hazard, mitigasi, dan disaster. Indonesia memang ditakdirkan berada di Ring of Fire. Tetapi jumlah korban dan besarnya kerusakan bukan takdir. Itu adalah ukuran seberapa serius negara menjalankan mitigasi.
Thats the key: sembako. Who cares about job creation or friendly investmsnt climate, too abstract of a concept for many who still struggle to make ends meet
cari info bersihin abu vulkanik dr web luar negeri malah sakit hati bgt dia bisa ngomong ‘wait for advice from civil defence or your local council’ DISINI GABISAAAAAAA lembaga sini taunya korupsi doang💔💔
padahal erupsi krakatau udah level SIAGA III sejak juli. ada yang namanya MITIGASI RISIKO. erupsi mungkin gak bisa dicegah, tapi risikonya bisa dimitigasi. our President & Government did nothing. kalo masih ada yang bilang "ini bencana, jangan nyalahin presiden" itu SALAH BESAR.
waking up in indonesia nowadays basically means preparing yourself for another heartbreaking piece of news. truly feels like no one is safe from the government’s tyranny anymore. not humans, not animals, not even plants. at this point, does anything even get to live in peace?
Kalimat, "jangan panik, yaa, kita tunggu pengumuman resmi lembaga terkait dulu," won't work for us. Tau sendiri mitigasi bencana bukan prioritas di sini. Kita kebiasa dapet info gempa aja SETELAH kejadian. Nggak apa2 buat awas/waspada krn pemrenta nggak peduli kalo kita kenapa2.
ini plis.... tiap ada yang kritik presiden tu selalu dibales “bencana alam kenapa nyalahin presiden?” ya salah dong. liat gimana penanganannya. jadi pendukung kok blindly support gamau kesenggol banget?? nyawa orang loh ini
the “ideal timeline” after graduation tuh kebanyakan orang pasti mikirnya.. lulus kuliah ya kerja, naik jabatan, gaji naik, terus hidup berjalan sesuai rencana.
padahal kenyataannya? after graduation, there’s no map anymore. nggak ada lagi jalur yang sama untuk semua orang. habis lulus, literally semua orang mulai jalan ke arah hidupnya masing-masing dan nggak ada timeline yang bisa dijadikan patokan.
belum genap setahun setelah aku lulus, tau nggak teman-temanku sekarang lagi ngapain aja?
ada yang kerja dan lolos mt, bahkan ada yang udah jadi spv/asisten manajer. ada yang lanjut s2. ada yang masih sekolah karena kedokteran. ada yang buka usaha, jadi content creator, atau hidup tenang karena keluarganya memang sangat berkecukupan.
ada yang lagi keliling Indonesia, luar negeri, umroh. ada yang udah menikah, udah punya anak, pindah negara, bahkan ikut suaminya pindah negara.
and then… ada juga teman dan kenalanku yang meninggal dunia.
bayangin… semua itu terjadi bahkan belum genap satu tahun setelah aku dan temanku lulus kuliah.
everyone is literally on their own timeline. ada yang career-wise udah jauh banget, ada yang masih figuring things out, ada yang memilih sekolah lagi, ada yang menikmati hidup, dan ada yang jalannya bahkan berhenti lebih cepat dari yang kita bayangkan…
there’s no such thing as being “left behind” when everyone is walking a completely different path 🤍
Semua org yg ipknya di atas 3, akreditasi kampus dan prodinya jelas, kaga deserve khawatir soal pekerjaan di negara yg ipk wapresny kayak pantun upin ipin #miris