@dienth0ught Kaum lu tuh ga diajak anjing. Gausah semua isu lu coba jadiin agenda LGBT, dongo. Istilahnya kayak lu ngedatengin temen lu yg lagi ngumpul sama temen temen SMP dia. Ga diajak ngentod.
...Lupa, ga relate contohnya, elu gapunya temen kan soalnya makanya kelakuan begini. Sampah.
@V3_Tec @konde_co Nalar lu aja pake iblis. Lu liat KBBI, trs pake logika. Oh iya, sorry lupa, kaum LGBT semuanya keterbelakangan kognitif, satu kaum retardasi mental.
@konde_co Caranya gampang, anda stop bacot. Nikmati penyimpangan itu dalam diam, dan jangan diumbar ke publik. Hidup itu simpel, tapi anda semua terlalu retardasi mental untuk diam.
@DjM_46_531 Kelainan. Gausah sok dibawa normal, anda bawa ilmiah tapi ilmiah saja tidak bisa membuktikan orientasi seksual secara empiris normal/engga. Bahkan cenderung menolak jika dilihat dari evolusi biologis.
Dongo, idiot.
@qinnche Bahkan prabowo pun kalo lagi ngomong lebih bisa dipercaya dari tweet ini. Apalah ga di tuntut banyak, emang perempuan feminist garis keras itu defaultnya victim mentality. Sok kuat, aslinya cuman mau nuntut nuntut biar gapernah berusaha.
@malesfollback Atheist yang kontra agama selalu merasa dirinya adalah seorang intelektual, padahal sekedar manusia rata². Pseudo intelektual ahh behavior, "At this momen im euphoric" type shii 🥀
@crispyduckiee As long as you shut the fuck up, and dont start babbling about you being the victim, there will always a place anywhere.
Intinya jangan banyak bacot, diem aja. Keknya gampang, ga susah....gua lupa, lu cewek. Dah mustahil.
@Onamazu_Kuuran@TerapiMinor Si "ilmiah". Padahal psikologi aja masih termasuk nujum, konstruk sulit dibuktikan secara empiris sesuai kaidah ilmiah, trait harus di ambil berdasarkan sampel perilaku. Mentok di "Grand Theory" tanpa ada strata hukum. Ya ilmunya dipengaruhi perubahan sosial, DSM-V isinya agenda.
@klandstein@TerapiMinor Karena DSM-V, bahkan IV-R adalah bentuk dari permainan agenda dari perubahan sosial di Amerika. Nalar sendiri aja yang bener yang mana.
@rgay240104@not_nit09@Gembloenk69 Udah bang, udah. Di agama jelas di larang, mendekati maksiat aja di himbauan dengan keras baik melalui firman tuhan langsung sampai ke pembawa pesannya. Gausah sok nyari validasi, gada ini agama core nya sama dari awal, makanya "paling bener". Lu kalo mau berubah ke judaism aja.
@Gembloenk69 Urusan dosa dan masalah sahih ibadah, itu antara antum dan Allah SWT, tapi urusan ngasih tau adalah manusia punya.
Sadar ga si ama omongan lu sendiri? Lu kalo gay, ya gay aja, gausah ngerusak agama. Di agama jelas dilarang, gausah nyari validasi yg gada. Kocak.