2x ke dokter karena masalah "kejiwaan", aku berkali2 ditanya sama mereka tentang:
"punya pacar ga?", "kalau sedih cerita ke siapa?", "gimana hubungannya?"
ini bikin gw mikir kalau punya support system atau "safe space" itu emg SENGARUH itu
"for you, i would" is such a gentle & sweet love language. like, no, maybe i wouldn't usually do this, but i would love to do it if it would make you happy.
"Aku jemput yaa.."
"Sama aku aja.."
"Kemana mana sama aku"
"Sebelum pulang kita makan dulu yaa"
"Gak boleh sendirian, aku jemput"
"Kangen, kita ketemu yaa"
My little heart's reaction:
🥺🥺🥺
woman to woman
cowok yang kecintaan tuh kelihatan bgt loh. Dia bakal sempetin waktu, beliin yang kita pengen, ngurangin nongkrong karna lebih kangen sama kita, libur kerja dipake ketemu sm ceweknya, ga pernah cape ngajak ketemu ceweknya. Soalnya kalau kita happy, dia juga ikutan happyyy
"seporsi kemenangan"
ketemu pria dewasa yang ga perlu diajarin jadi pria, penuh dengan inisiatif, act of service, gila komunikasi, ga nyepelein hal kecil, aku boleh ngambek dan dibujuk tanpa ditinggal, how lucky i am.