Semakin dewasa kita, semoga memiliki sabar tanpa batas, syukur tanpa insecure, hidup tanpa membenci, melihat tanpa menghakimi, dan ikhlas untuk memaafkan.
Ada anak yang sedang sibuk meyakinkan dirinya bahwa "i can handle everything" but honestly sebenernya dia butuh atleast someone to talk, tapi lagi-lagi dia tidak bisa mengungkapkan perasaannya, dalam hatinya tersirat "please hug me" anak perempuan ini sedang tidak baik-baik saja.
Bukan lagi nyari pasangan, tapi temen ngobrol yang menyenangkan. Jadi pasangan hanyalah bonus dan itu takdir Tuhan.
Tapi ngobrol yang menyenangkan itu sulit jika bukan dgn org yg pas
sekarang aku paham kalau cari pasangan yang bener-bener merhatiin hal-hal kecil tentang kita itu penting. apalagi yang ada kaitannya sama mental health, trust issue, trauma dan apa yang buat kita takut. cause some just listen to understand, but the right one will listen to learn.
Karena bagi cewe dapet cowo yang tau caranya menghargai, private life but no secret, ga narsis di sosmed, fokus di kehidupan nyata, ga suka follow cewe random, ga friendly ke cewe lain, ga bikin feeling lonely dan serius banget sama hubungannya adalah sebuah keburuntungan.
Kangen masa-masa salting era, deg-degan sampe mules tiap mau ketemu, seneng setengah mati tiap dapet notifikasi, bingung juga gugup tiap mau mulai percakapan, ngobrol random sampe ketawa-ketawa ga jelas berdua, dikabarin dan ngabarin pake pap, gue kangen fase jatuh cinta lagi.