Detik-detik Poster yang Dibawa seorang Wanita di Pasar Dirampas Secara Kasar di Depan Jokowi
Labuhanbatu, Sumut 15 Maret 2024
Poster itu hanya menyuarakan harapan masarakat sekitar pabrik PMKS yang terganggu oleh asap tebal pabrik yang menyebar ke sekolah dan pemukiman warga
'THIRD WORLD COUNTRY': Video shows AOC's district unrecognizable as migrants overrun the neighborhood, blocking up sidewalks selling clothing and food. https://t.co/gfwxdtbArr
Sekolah sudah diakreditasi menjadi BUMT "Badan Usaha Menebar Tikus"
TERNYATA BENAR, bahwa kemiskinan dan kebodohan adalah Aset Negara.
"Rakyat sengaja dibuat miskin, dan bodoh agar mudah dibohongi" Pak Dalang
Cak Imin: DPR baru bersidang tanggal 5 kabarnya fraksi-fraksi sedang menyusun draf angket, sudah dilengkapi bukti kuat & pada saatnya akan kami ajukan..
JANJI CHINA :
1) KA Cepat : murah, laik dan layak, FAKTANYA : tdk sampai Bdg, mahal, bikin bangkrut PTKAI.
2) Hilirisasi Nikel : serahkan ke China akan bangun pabrik mobil listrik dan baterei mobil, FAKTANYA stlh 90% dikuasai akan bangun pabrik sendok dan garpu.
Bapak Presiden, berhentilah menipu rakyat :
1) dana bansos sdh Bpk tambah menjelang Pilpres tanpa persetujuan DPR
2) pembagian bansos Bpk majukan menjelang Pilpres.
yg menyebabkan harga beras naik
Saat tujuan politik Bpk berhasil dg menyiksa rakyat, Bpk biarkab rakyat menderita
“Bagaimana Cawe-Cawe Presiden Jokowi dalam Pandangan Presiden SBY?”
Buku singkat Presiden Ke-6 Bapak Susilo Bambang Yudhoyono berjudul, ”Pilpres 2024 & Cawe-Cawe Presiden Jokowi: The President Can Do No Wrong” ini sangat menarik untuk dibaca. PDF-nya hanya 27 halaman, tetapi isinya dalam, dengan tutur bahasa sederhana dan santun khas Presiden SBY, mudah dicerna. Silakan link berikut untuk membacanya:
https://t.co/hlPZLZM8DD
Kemarin saya mendapatkannya dari beberapa pesan WhatsApp. PDF-nya sudah beredar luas. Karena isinya yang amat penting, dan agar dibaca lebih banyak orang, izin saya share melalui platform socmed ini.
“Cawe-cawe” adalah istilah yang sedang viral. Saya pertama kali menulisnya pada 24 April 2024 di “Bagaimana Jokowi Mendukung Ganjar, Mencadangkan Prabowo, dan Menolak Anies” (Klik: https://t.co/QXi5eh2Tx4). Saat itu frasa cawe-cawe belum viral. Ketika ditanyakan di Sarinah, Presiden Jokowi masih berkilah, mengatakan tidak cawe-cawe. Baru ketika bertemu dengan Forum Pemred, Presiden akhirnya mengakui akan cawe-cawe dalam Pilpres 2024, meskipun dengan tambahan frasa, “demi kepentingan bangsa dan negara”.
Saya memandang, cawe-cawe Presiden Jokowi bukan hanya melanggar etika, tetapi dalam banyak bentuknya melalui Moeldokogate yang membegal Partai Demokrat; penjegalan Anies termasuk dengan upaya pentersangkaan di KPK; menyerang lawan oposisi melalui kasus hukum, ataupun menghalang-halangi kasus hukum kawan koalisi (obstruction of justice); sudah merupakan pelanggaran sehingga memenuhi unsur delik, dan karenanya amat layak dimazulkan (impeachment). Persoalannya, DPR tidak mau (unwilling), bukannya tidak mampu (unable) untuk memulai proses politiknya di parlemen.
Bagaimana pandangan Presiden Ke-6 SBY soal cawe-cawe Presiden Jokowi pada Pilpres 2024? Bacaan saya Beliau sejalan dengan apa yang saya sampaikan, tentu dengan cara penyampaian yang lebih sopan dan tertata, karena penghormatannya kepada Presiden Jokowi.
Lebih jelasnya, silakan klik link PDF di atas untuk membaca utuh buku tersebut.
Keep on fighting for the better Indonesia!
Melbourne, 27 Juni 2023
Denny Indrayana
Seminggu lalu simbah hadir dlm mimpi, melihat beliau beranjak dr kasur utk hadir mahalul qiyam di ruangan dkt tmpt beliau biasa beristirahat. Hadirnya beliau dlm mimpi membuat tenang. Ternyata di #KCFeb beliau menitipkan salam lewat Bu Via dan menyampaikan bahwa beliau kangen…