Tak ada yang menyayangimu melebihi ibu. Pelukan bahagia Pablo Garcia dan ibundanya di bandara pada pukul 2 pagi mungkin hanya secuil bahagia dari cerita sedih yang harus dihadapinya.
Sekitar sepekan lalu, Pablo mencetak gol pertamanya untuk tim senior Real Betis yang dirayakannya dengan penuh emosional. Dia pun sah menjadi satu-satunya pemain Betis yang sukses mencetak gol di berbagai level usia, sejak U-7 hingga senior. Dia pun menjadi pencetak gol terbanyak di level kelompok umur Betis dengan torehan lebih dari 400 gol.
Nggak mengherankan karena Pablo memang sudah bergabung dengan akademi Betis sejak usianya masih 5 tahun. Artinya, sudah 15 tahun dia belajar, berjuang, dan mengabdikan diri untuk klub Andalusia tersebut. Hal itu pula yang membuat Pablo begitu emosional ketika gol debunya di tim senior Betis menghasilkan kemenangan atas Valencia pada jornada 1 LaLiga.
Sepulangnya dari lawatan ke Valencia, Pablo dijemput langsung ibundanya jam 2 pagi di bandara. Keduanya berpelukan penuh haru dan sukacita. Namun, momen bahagia itu memudar hingga berubah menjadi tangis pilu pada hari terakhir bursa transfer musim panas.
Hal yang tak diharapkan menghampiri Pablo. Dia "dipaksa" pergi dari Real Betis sehingga klub bisa mendaftarkan Dani Ceballos. Pablo, yang lahir dan besar sebagai pendukung setia Real Betis sejak usia 5 tahun, dengan berat hati terpaksa angkat kaki untuk pindah ke Racing Santander.
Dia telah berkorban demi klub yang dicintainya. Good luck, Pablo!
Kalau ngomongin soal pemain sepak bola yang berhati emas, tapi punya kisah hidup tragis, nama Piermario Morosini akan saya taruh di urutan pertama.
Kisahnya dimulai saat dia berusia 15 tahun, ketika harus kehilangan ibunya untuk selamanya.
Dua tahun kemudian, di usia 17 tahun, ayahnya juga meninggal dunia.
Belum selesai dengan semua kehilangan itu, Morosini kembali harus kehilangan saudara laki-lakinya yang merupakan penyandang disabilitas.
Dengan hati yang dipenuhi kesedihan, Morosini pun harus memikul tanggung jawab besar. Dia harus menjadi tulang punggung keluarga, mencari nafkah sekaligus merawat saudara perempuannya yang juga merupakan penyandang disabilitas.
Sepak bola jadi salah satu jalan perjuangannya. Morosini terus berlatih sampe akhirnya menjadi pesepak bola profesional dan salah satu klub yang dia bela adalah AS Livorno.
Tapi, takdir ternyata masih menyimpan satu pukulan terakhir yang sangat kejam.
14 April 2012, saat Livorno menghadapi Pescara, Morosini tiba-tiba terjatuh di atas lapangan setelah mengalami serangan jantung (cardiac arrest).
Saat itu, usianya baru 25 tahun.
Mungkin dia bukan pemain terbesar dalam sejarah sepak bola (bahkan bukan pemain besar untuk Serie A), gak pernah menang Ballon d'Or, apalagi mengangkat trofi Liga Champions.
Tapi, yang kita semua tahu...Piermario Morosini adalah seorang pejuang.
Seseorang yang sudah merasakan begitu banyak kehilangan dan penderitaan, tetapi tetap memilih untuk bangkit dan mengejar mimpinya. 🥀
Morosini meninggalkan saudara perempuannya. Tapi, Antonio Di Natale kemudian mengambil tanggung jawab untuk merawatnya.
Kalo gmail lo penuh, lo ga bisa nerima email baru. Semua email jawaban lamaran kerja dan project mental!
Solusi dari gmail: Bayar Google One 32ribu/bulan buat upgrade kapasitas drive.
Ternyata lo gak harus beli.
15GB yang "penuh"? sebagian besar isinya sampah yang Google sembunyiin.
Lo bisa bersihin ini dalam 20 menit tanpa hapus file penting.
Gini caranya:
Kiper Portugal Anthony Lopes menjadi sorotan usai diduga berpura-pura cedera dalam laga Ligue 1 antara FC Nantes vs Le Havre AC pada (22/2) lalu. Aksi itu menciptakan penghentian sementara yang dimanfaatkan rekan-rekannya untuk berbuka puasa Ramadan, di tengah aturan liga yang tidak memberikan jeda resmi untuk alasan keagamaan.
Berbeda dengan Prancis, Premier League memiliki protokol penghentian singkat saat matahari terbenam agar pemain Muslim bisa membatalkan puasa. Dalam laga Leeds United vs Manchester City, wasit menghentikan pertandingan sejenak pada momen bola mati untuk memberi kesempatan berbuka.
📽️: Gulf Times
Rincian kepemilikan Chelsea di bawah konsorsium BlueCo :
• Behdad Eghbali & José E. Feliciano Clearlake Capital - 61,5% saham
• Todd Boehly
Eldridge Industries - 12,8%
• Mark Walter
Guggenheim Partners - 12,8%
• Hansjörg Wyss
Wyss Foundation - 12,8%
Chelsea have won more Premier League games at the Tottenham Hotspur Stadium than any other away side since the ground opened in April 2019 (6).
Their home away from home. 🏠