orang2 pada marah sama kakak ini dan dibilang orang kaya ngaku middle class padahal kalian bisa LEBIH MARAH ke pemerintah yang bikin keluarga dengan gaji 11 juta ngerasa keberatan secara finansial in this economy😹
Beliau ini mungkin memorinya stuck di tahun 90-an ke bawah, berasa kita masih berperang ngelawan penjajah.
Omongan beliau di setiap pidato nya kayak omongan orang2 orde lama yang suka nakut2in buat patuh ke pemerintah.
Jadi berasa dia jadi presiden di masa orde lama, dimana penuh rakyat miskin yang baru kelar berjuang melawan penjajahan.
Seperti pas pidato tentang orang desa gak pake dollar. Langsung dicounter sama ketua DPR, bapak presiden ingin menenangkan rakyat makanya keluar kata-kata itu supaya rakyat gak ketakutan.
Lha dikira kita cuma nonton TVRI doang, jaman digital gini fakta bisa dicari dimana-mana.
Beda pas jaman dulu, informasi susah buat didapatkan, makanya rakyat gampang dikibulin pemerintah.
Dan ditambah ini, tiba2 teriak merdeka, vibesnya berasa lagi di jaman bawa2 bambu runcing 😅
- Nelayan disandera bajak laut Somalia
- Aktivis kemanusiaan sama beberapa jurnalis diculik zionis israel
- Aceh gak pulih-pulih pasca 6 bulan bencana
Gak ada yang dibahas blas, malah ngeprank kenaikan gaji 300% buat guru, yang ternyata salah ucap buat hakim. Asu!
orang jepang kerja, bangun jam 7, jam 8 masih commute dan sarapan, jam 9 baru masuk, jam 5 sore pulang tenggo.
orang indo masuk jam 8, bangun jam 5 pagi, masih bisa kesiangan. bukan karena orang indo yang males tapi segala hal disini gak bisa efisien
Baru peduli ketika dirinya terdampak. Bangsamu yang punya karakter kayak gini tuh banyak banget dari berbagai strata sosial dan latar belakang. Bukan karena bodoh, tapi karena ignorant.
Aku rasa karena sistem pendidikan kita dari dasar sudah bersifat kompetisi ketimbang koperasi. Akhirnya abai terhadap permasalahan struktural karena tidak punya kemampuan untuk bergotong-royong.
"mereka bermimpi untuk bisa hidup dengan layak, bisa makan dengan baik tiap hari, bisa memberi makan anak-anaknya, bisa beli obat kalo sakit"
itu BARE MINIMUM buat hidup JIR bukan mimpi. kalo hal-hal kayak gitu artinya "mimpi" berarti lu bayangin aje dah sekacau apa negeri ini
“Rakyat kita bermimpi untuk hidup layak.”
Orang mah mimpi tuh keliling dunia, sekolah tinggi sampai S3 atau jadi profesor, punya penghasilan 3 digit perbulan… untuk hidup layak DOANG kok harus BERMIMPI tuh berarti negaranya gagal wok
jadi inget podcast bocor alus @tempodotco yg judulnya "Peran Teddy Indra Wijaya dalam Komunikasi di Istana Negara". Di menit 33:38 dijelasin kalo Teddy ngefilter materi presentasi pejabat yg mau ketemu prabowo. Selain kurasi jumlah halaman ppt, yg lebih gokil Teddy juga kurasi data biar yg ditampilin yang bagus-bagus aja 😭
Ada berapa hal yang bisa kita garisbawahi dari postingan mereka
1. Ada kata thin-skinned, alias berkulit tipis.
Kalau yg gw tahu, itu maksudnya mudah tersinggung.
Ya, The Economist bilang Presiden mudah tersinggung alias temperamental.
2. Lalu, The Economist bilang Prabowo harus siap sama unpalatable truths alias kebenaran yang menyakitkan.
Implikasinya, majalah ini menduga kalau Prabowo sering disuapin info manis dan nggak siap dengan info jelek.
3. Judul berita yang menyebut risky path, eroding finance and democracy.
The economist ingin pembaca mengetahui bahwa Indonesia berada di posisi yang rawan atas ulah presidennya sendiri.
Seperti apa ulah itu?
Pengkondisian oposisi, kebijakan MBG dan Kopdes dsb.
Kalau kelen sadari, hanya media asing yang berani nulis postingan kek gini. Media lokal mana sanggup. Bisa diganggu-ganggu mereka ntar.
Source gambar : VOI
SBY buruk, Jokowi buruk. Tapi mereka sama sekali gapernah ngomong kayak gini dalam forum resmi. Seorang presiden, pemimpin negara bicara dengan kapabilitas yang cuma seperti ini.
Orang-orang yang memilih dia karena kasihan atau karena apapun, kalian berdosa sekali untuk seluruh manusia di negeri ini. Bajingan kalian dan pilihan kalian. Bedebah.