Pada tahun 1699 tercatat kali pertama kopi masuk ke Nusantara karena dorongan harga kopi dunia. Dan sejak itu kopi mengubah wajah Nusantara.
Ikuti #JelajahKopiNusantara di Harian Kompas dan #KompasID setiap hari Rabu 11 April-6 Juni 2018. #AdadiKompas
https://t.co/mDEgtr0Hu5
Tidak ingin ketinggalan dengan ”saudara seberangnya”, Pulau Bali, energi pulau kecil ini akan dipancarkan oleh masyarakat serta pantainya. Nusa Penida membuka pintunya untuk ditelusuri.
https://t.co/jnzjaGrYAT
Crystal Bay adalah titik yang paling direkomendasikan penyelam lokal untuk melihat mola-mola (sunfish), ikan yang masuk daftar untuk kami lihat dan dokumentasikan dari dekat.
https://t.co/rl7iNxAUSy
Secara berkala, terdapat sukarelawan asal Perancis lain yang diikutsertakan dalam upaya memulihkan lingkungan laut tersebut. Selain konservasi terumbu karang, sukarelawan Coral Guardian juga mendampingi masyarakat untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi.
https://t.co/sLvJ8MyTVk
Festival Nusa Penida di tahun 2013 diyakini warga setempat sebagai sentakan yang mengawali gairah pariwisata ini. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuat acara tersebut sebagai sarana untuk memperkenalkan panorama Nusa Penida kepada dunia luar.
https://t.co/Uz12G47fok
Sepuluh bulan sudah kegiatan-kegiatan konservasi di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, terhenti. Tak ada lagi patroli menertibkan nelayan-nelayan pengguna kompresor. Tak ada lagi anggaran pemulihan terumbu karang yang rusak.
https://t.co/a5DHN6lVM3
Bersama-sama pelaku pariwisata lainnya, Brown membangun kesepahaman bahwa wisatawan yang mereka cari adalah turis yang berkualitas. Artinya, meski jumlahnya hanya sedikit, mereka mau mengeluarkan uang demi mendapatkan pengalaman yang berkesan.
https://t.co/pxg1pLu3Fs
Biorock telah diimplementasikan di sejumlah titik di Indonesia, yaitu Bali, Jakarta, Jawa Timur, Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
https://t.co/e8PmVARuhL
Berbeda dengan daratan Pulau Bali, Nusa Penida masih tertatih dalam menata sektor pariwisata. Pasalnya, belum ada sinergi yang erat antara pemerintah, pengusaha, dan warga setempat.
https://t.co/txzbyTEiZb
Made mengingat warga setempat biasa menanam jagung selama musim hujan untuk dimakan sebagian, sisanya disimpan selama musim kering sebagai nasi jagung. ”Padahal, sekarang kita bisa menemukan warung yang menjual makanan khas Taiwan sampai Eropa,” katanya.
https://t.co/86oJKRWjQo
Menjaga alam menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bali. Tri Hita Karana, ajaran mulia yang turun-temurun ini masih melekat pada kehidupan di Pulau Dewata. Modalitas sosial ini selaras dengan alam bahari yang berlanskap sempurna.
https://t.co/NrNHB4t3mf
"Kalau bom, kita bisa langsung tangkap karena ada buktinya. Kalau bius, susah membuktikannya. Tapi dua-duanya ini sama-sama bisa membuat rusak kita punya karang," kata Zaenal Yasni, Kepala Desa Parak.
https://t.co/aU4sVJVdRH
Praktik penangkapan ikan tidak lestari, di antaranya dengan cara mengebom ikan, memperburuk tingkat kesejahteraan penduduk di Takabonerate di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.
https://t.co/5L2d3atpBi
Sebelum orang Belanda tiba, kain tenun Selayar sudah kondang. Kain itu bahkan ditenun dari tanaman kapas jenis khusus yang dulu banyak tumbuh di seluruh penjuru pulau.
https://t.co/0PjG9WeS7d
Silelebas bisa diartikan mengambil hasil-hasil laut yang berbeda-beda untuk kepentingan komersial pada saat berbeda dalam setahun berdasarkan siklus produksi mereka dengan Panglima Menteng sebagai pengendalinya.
https://t.co/fSf6qaZEJ6
"Saya juga sudah bersiap parang di pangkuan. Lalu saya bilang, mereka harus pergi atau ada salah satu dari kami mati," kata Nawir.
Simak Sosok Harian Kompas "Dai Terumbu Karang"
https://t.co/ZibrGXyO0K
Terkait konservasi terumbu karang, peran sero cukup luar biasa. Antardua sero, yang jaraknya mencapai 50 depa atau sekitar 73 meter, harus steril dari aktivitas apa pun. Ruang ini menjadi semacam bank ikan yang menjamin pasokan ikan ke dalam sero.
https://t.co/X0FOiLJ0Fv
Laut menjadi penopang utama kehidupan dan ketenangan di pesisir barat Pulau Selayar, Sulawesi Selatan. Maka barang siapa merusak laut berarti harus berani bertaruh nyawa melawan warga Parak. Itu ikrar mereka. Ikrar warga Desa Parak.
https://t.co/cAXjaDqnUY
Selayar merupakan pelindung dari hempasan musim barat, yang melindungi arus kuat ke arah Wakatobi atau langsung ke Takabonerate. Fakta ilmiah tentang arti penting kawasan perairan tersebut juga terekam dalam sejumlah catatan silam.
https://t.co/TTrqVY9fJu
Belasan tahun mencari nafkah sebagai pemburu telur penyu, ia beralih menjadi penjaga satwa dilindungi tersebut. Itulah belokan tajam dalam jalur hidup Datu (47) yang akan diungkap dalam tulisan Sosok.
https://t.co/nYToVFlQpA