@thinehearts โ โ โ
โ โ โ Maka, dimakannya timun yang sudah ditawarkan. Segarnya berhasil meredakanโ sedikit pedas. Tapi, tidak boleh begini, โkan? Setidaknya... ia harus membalas dengan hal yang sama.
Pun, satu tangan menggapai timun dalam piring. Ia arahkan ...
โ โ โ
@thinehearts โ โ โ
โ โ โ โMasih tahan, kok! Masih.โ Meskipun berkata begitu, salah satu tangan sudah bergerakโ meraih gelas air putih disebelah; hendak diteguk sebagai obat (sementara) dalam meredakan pedas yang menyengat lidah.
โ โ โ
@thinehearts โ โ โ
Kalau sudah tidak tahan. Janji deh bakal bilang!
Pun, dibuka mulut kembali. Kali ini ia tak menunggu kuasamu untuk mengarahkan sendok ke dalam, melainkan langsungโ dilahap.
โ โ โ
@thinehearts โ โ โ
โ โ โ โPedas.โ Pada dasarnyaโ ia memang tidak tahan pedas dari awal. Jadi mengapa berbohong? โTapi... sayang kalau sarapannya tidak dihabiskan, โkan.โ Oleh karena itu, jangan terlalu khawatir! Ini baru satu suap, ia masih bisa menahannya! ...
โ โ โ
@thinehearts โ โ โ
memang tidaklah seperti masakan koki-koki bintang lima. Tapi melihat usahamu... bukankah itu sudah termasuk istimewa. โ... Lumayan.โ Ucap, setelah seluruhnya sudah ia telan.
โ โ โ
@thinehearts โ โ โ
โ โ โ Lauk pada sendok sudah masuk dalam mulut. Indera pengecapnya bisa rasakan manisโ gurihโ pula pedas dari sambal yang ditaruh di atas ayam.
Pun, meskipun ia tidak tahan dengan pedas. Bukan berarti lauk yang kamu sajikan itu tidaklah enak. Rasanya ...
โ โ โ
โ โ โ
kebaikanmu.. meskipun itu tidak berarti untukmu.
Bersamaan bilah bibir yang perlahan terbuka, sepasang kuasa mulai bergerak, melingkar pada tengkukmu. : @thinehearts
โ โ โ
โ โ โ
Bahwa kamu mungkin tidak membutuhkannya. Yah, Tuan Muda sepertimu... memang apa yang kamu ingin kalau sudah memiliki segalanya?
Namun bukan berarti ia akan menyerah begitu saja! Tak apa jika kamu tidak menyukainya. Hanyaโ izinkan dia untuk membalas ...
โ โ โ
@thinehearts โ โ โ
โ โ โ Ajakanmu pun akhirnya datang. Segera saja, sang empu untuk mengabulkan titahโ pintamu. Lagipula dia sudah lapar... mengapa harus gengsi? Ia hanya akan dipangku... seperti biasanyaโ sudah sering pula saat umurnya masihlah belia. Bukan hal baru~ ...
โ โ โ
@thinehearts โ โ โ
โ โ โ Betapa malu Lucien! Kok dia tidak memikirkan sampai kesini, sih?! Walaupun ia sendiri sudah mengiyakan, harusnya ia sendiri juga yang inisiatif bergerakโ berdiri duluan!
Maka, berdeham. Semburat merah muda terpoles pada ...
โ โ โ
@thinehearts โ โ โ
Harus disuapi, atau dipangku... โ semuanya tidak masalah jika perlakuan itu hanya kamu yang berikan. (Bukan karena ia malas untuk makan sendiri, sungguh! Punโ ia tidak manja. Atau iya? Tapi apa salahnya sih menolak kebaikan dari keluarganya sendiri?)
โ โ โ
@thinehearts โ โ โ
โ โ โ Mulut membeo setelah mendengar penuturanmu. Kepalanya ikut mengangguk pahamโ merasa kamu ada benarnya juga karena ... Yah, lebih baik berbagi daripada hidangan lezat ini tidak habis, โkan?
โMm.โ Lantas mengiyakan tawaranmu. ...
โ โ โ
dan irisan tipis-tipis kol. Diletakannya di hadapanmu yang kini nampak tertidur nyaman di meja. Lekas pula, Adrien mendekatโkuasa mengusapi kepalamu kembali. โLucien, ayo makan dulu? Kakak sudah selesai, sayang.โ Mungkin aromanya bisa membantu @ektorsion untuk bangun.
โ โ โ
Ia jadi ingat deh, betapa tidak tahannya ia dengan rasa pedas. Aduh-aduh ayamnya terlihat enak, tapi sambalnya tidak bisa ia tahan โkan... โUm, kak, aku nggak tahan pedas. Kalau nggak habis gimana?โ : @thinehearts
โ โ โ
โ โ โ
โ โ โ Omong-omong, sungguh. Sarapan yang begitu... ekstrem? Tapi yang penting ada nasinya, โkan? Ia pernah dengar sebuah pepatah dari negara lain, kalau belum ada nasi, belum makan namanya.
Eh tapi, berbicara soal ini. ...
โ โ โ