dr. Gia pernah ngomong:
Peluang kita meninggal itu 100%. Sedangkan peluang kita hidup sebenarnya sangat kecil. Jadi jangan sia2kan waktu yang berharga hanya untuk overthinking. Jalani, syukuri, nikmati saat ini.
ga semantep mamah tapi experience masa lalu gua cowo kalau dapat cewe pinter, cantik, humoris, ekonomi bagus alias tick all the boxes itu buat dibanggain ke tongkrongan sama sosmed aja
but they cannot handle us egonya PASTI kena kalau ga jadi pasangan yang buruk di relationship ya mentok selingkuh
Nggak pernah sesakit ini jadi seorang anak.
Ternyata papa dan mama udah resmi cerai tanpa satu pun dari kami tahu. Iya, sama sekali nggak ada yang dikasih tahu.
Baru tiga tahun kemudian kami tahu kalau mama menggugat cerai papa secara sepihak. Alamat dan nomor telepon papa bahkan dipalsukan supaya proses sidangnya lancar.
Yang paling marah tentu kami, anak-anaknya.
Terus apa yang papa lakukan setelah itu?
Nggak ada. Harta bersama semuanya dibawa mama, apalagi sejak awal memang atas nama mama. Setiap kami nyuruh papa buat melawan, jawabannya selalu sama, "Bagaimanapun juga dia tetap ibunya anak-anak papa."
Sudah tiga tahun berlalu, tapi papa masih selalu bawa buku nikahnya ke mana-mana. Bahkan dibungkus plastik biar tetap terjaga.
Kemarin papa operasi, dan adikku nemuin buku nikah itu di dalam tas yang setiap hari beliau bawa.
Entah kenapa, bagian itu yang paling bikin hati hancur.
Selama ini papa tinggal di rumah petakan, meninggalkan semua harta yang dikumpulkannya sejak muda.
Sementara mama menjalani hidup bersama orang lain.
Tapi kalau dipikir-pikir, yang menghancurkan kebahagiaan keluarga kami bukan orang itu... melainkan ibu kami sendiri.
Dulu tiap hari update dimanja suami, naik first class, masakin suami, sampai spill gaji suaminya Rp200 juta.
Eh tiba-tiba... DUARRR! Suaminya kena PHK gara-gara masalah yang heboh banget.
Sejak itu langsung nggak pernah update apa-apa lagi. Sekarang lebih milih diem dan nggak oversharing.
Katanya sih evil eye itu nyata. Sekarang jangankan masakin suami, nyuguhin kopi aja katanya udah malas. 🫣
Bener-bener tipe "ada uang abang sayang."
Menikah itu memang ada aja ceritanya.
Suamiku tiba-tiba bilang, "Aku mau ganti love language dari acts of service jadi words of affirmation."
Aku bingung, "Maksudnya?"
Dia langsung kasih contoh.
"Misalnya kamu minta tolong ambilin remote. Biasanya kan aku langsung ambilin. Nah sekarang aku bakal berdiri di sini sambil bilang, 'Semangat sayang! Aku percaya kamu bisa ambil sendiri! Kamu wanita strooong!'"
Aku cuma melototin dia beberapa detik.
Daripada emosiku naik dan ujung-ujungnya berantem gara-gara remote TV, aku pilih tinggal pergi sambil geleng-geleng kepala.
Kadang suami tuh idenya random banget. Bukannya membantu, malah ngasih motivasi yang nggak diminta. 🤣
Kalau pasangan kalian tiba-tiba begini, kalian bakal ketawa, kesel, atau langsung nyuruh dia ambil remote beneran?
Scaloni ini jadi bagian dari Deportivo La Coruna era Djalminha yang juara La Liga
Dia juga tampil di Piala Dunia 2006 sebagai bek kanan
Setelah pensiun, dia menjadi asisten pelatih Sampaoli di Sevilla dan timnas Argentina di Piala Dunia 2018. Kemudian menjadi pelatih interim setelah event empat tahunan itu berakhir
Setahun sebagai interim lalu resmi menjadi pelatih di 2019, setelah Argentina tersingkir di Copa America oleh Brasil dan finis di posisi ketiga
Ketika AFA memilih Scaloni, Maradona langsung mengkritiknya habis-habisan. Plot twistnya? Dia nggak sempet melihat Scaloni membawa trofi Piala Dunia pulang ke Argentina
lngin gol? Panggil Lewandowski.
Ingin beberapa assist? Mari kita panggil Kevin De Bruyne.
Ingin menggiring bola? Panggil Neymar.
Ingin kemampuan mengatur permainan? Mari kita panggil Xavi.
Ingin semua itu? Hubungi Cristiano Ronaldo, dia akan memberimu nomor telepon Lionel Messi
- komen orang di tiktok
Penjelasan yg bagus sekali dr Titi Henry terkait gol kedua Spanyol.
Permainan yg terlihat simpel ini memang berasal dr filosofi dan identitas yg mengakar sangat dalam di urat nadi sepak bola Spanyol.
Akar yg sudah tertancap sejak anak2 berusia 9 tahun mulai bermain dan berpikir serius tentang sepak bola.
Masih banyak yang belum tahu
1. Saos bangkok Gacoan : Finna
2. Pewangi hotel Amanjiwo : Camani Mahapengiri
3. Sosis Indomaret : El Primo
4. Cuanki Cup KAI : Ciomy
5. Nugget McD : Sunnygold
6. Hot Chocolate KAI : Kokona
🚨🇳🇴 Alfie Haaland Menyalahkan Keputusan Krusial Sørloth Atas Kekalahan Menyakitkan Norwegia
“Orang-orang akan membicarakan kontroversi spidercam. Orang-orang akan membicarakan gol yang dianulir. Tetapi bagi saya, momen terbesar terjadi ketika Norwegia memiliki kesempatan untuk mengakhiri pertandingan.
Alexander Sørloth dikelilingi oleh pemain lawan. Dia memiliki pilihan. Rekan-rekan setimnya berteriak meminta umpan. Namun, dia memilih untuk bermain sendiri.
Di level ini, melawan tim seperti Inggris, Anda tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk memastikan kemenangan. Itu adalah salah satunya.
Jika Norwegia mencetak gol di sana, kita mungkin akan membicarakan Norwegia di semifinal hari ini.
Inggris sedang kesulitan. Mereka tampak rentan. Tetapi ketika Anda membiarkan tim lawan tetap hidup, pemain seperti Jude Bellingham akan menghukum Anda.
Sepak bola itu kejam. Satu keputusan, satu umpan, satu momen dapat mengubah seluruh turnamen.
Norwegia berani dan mereka harus bangga, tetapi ketika saya melihat kembali pertandingan ini, saya Terus teringat akan serangan itu. Rasanya seperti kesempatan untuk mengubur harapan Inggris.
Mereka tidak memanfaatkannya, dan Inggris membuat mereka membayar mahal atas hal itu.”
#NORENG
Unai Simon dihadapkan pada pertanyaan terkait tidak dimainkannya Pedri sebagai starter saat melawan Belgia, dan ia memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan pujian ke Fabian Ruiz. 🇪🇸
Jurnalis: "Bagaimana kabar Pedri? Dia kan talenta luar biasa dan bintang dunia!"
Unai Simon: "Dia baik-baik saja. Kamu nanya karena dia gak main kemarin? Terus gimana dengan Fabian (Ruiz)? Dia juara Champions League dua kali berturut-turut!"
"Gak semua orang bisa masuk starting line-up. David (Raya) dan Joan (Garcia) juga kiper top dunia. Semua orang mau main, tapi semua orang juga mau juara Piala Dunia."
(🎥 @partidazocope)
Sekarang tarik semua ini ke masa kini.
Ki Hajar Dewantara: bangsawan darah tertinggi Yogyakarta, yang bisa hidup nyaman selamanya di kraton , malah pilih ditangkap tanpa pengadilan, diasingkan, dan di puncak kariernya CABUT SENDIRI gelar bangsawannya biar sejajar sama rakyat jelata yang dia perjuangkan.
Bandingkan sama pola hari ini: berapa banyak pejabat yang ngaku "berjuang buat rakyat" di panggung, tapi di belakang panggung malah pertahanin privilege, jabatan rangkap, dan previllege keluarga mati-matian?
Madilog sederhana: jangan liat jargonnya. Liat tindakannya.