β β β β β β a disclaimer.
please keep in mind that this account exists for writing purposes only. we only use the faceclaim as the visual of the original character, hence this account is not affiliated with hyvrs nor hsr. thank you for your understanding.
@duskinavalon Menerjapkan mata sembari sedikit memiringkan kepala. "Pipi Anda memerah. Apakah Anda tidak apa-apa? Tidak sedang demam, 'kan?" Tanyanya yang memperhatikan sedikit dekat kepada sang puan.
@duskinavalon Rasa asin garam laut dengan manisnya gula bercampur dalam mulutnya, sebuah rasa yang sedari dahulu ia sukai jika sedang mengunjungi pantai untuk merasakan anginnya dan juga mengistirahatkan otak dari banyaknya pikiran.
"Apakah Nona sering datang kemarin setiap musim panas?" +
@duskinavalon Ia terdiam sejenak, satu tangan menangkup dagu 'tuk berpikir sembari menatapnya dalam diam.
"Apakah Anda tahu?" Mulai ia membuka suara. "Nona seperti Anda lebih manis jika kerutan dalam pada keningmu itu menghilang." Ucapnya sembari tersenyum kecil.
+ sang puan raih dengan mudah sebelum ia membuka es krim yang ia pilih dan menikmatinya dalam diam.
Rasanya semakin enak, pikirnya. Apakah karena hari ini sudah melakukan sebuah kebaikan tanpa meminta apapun kembali? Mungkin saja.
(@duskinavalon)
+ dan memberikan selebihnya kepada sang puan.
"Kalau begitu, ini untuk Anda," ucapnya dengan mata yang ikut tertutup saat senyumannya sedikit melebar. Lalu, ia meletakkan kantong plastik itu di dekat sang puan. Tidak terlalu dekat sampai menyentuhnya, namun cukup dekat untuk +
@duskinavalon "Saya tahu," anggukan pelan diberikan. "Namun, benarkah ini pertama kalinya Anda mendapatkan pujian dari orang lain?" Tanyanya, sedikit memiringkan kepala.