guys kenalin ini Mas Erwin salah satu pengerajin TAS KULIT ASLI dari brand MALANG btw beliau dah kerja di sini 4 tahun
Jujur brand ini layak untuk DILIRIK karena in this economy tas kulit sapi itu awet menahun loh 😭☝🏻
Semalam aku mendengar satu podcast yang sangat ngena.
Hidup sebaiknya berpaksikan waktu sholat.
• Bekerja setelah Subuh
• Makan siang sebelum Zuhur
• Makan malam sebelum Magrib
• Tidur setelah Isya
• Punya waktu untuk diri sendiri sebelum Subuh dengan qiyamul lail
• Menikmati ketenangan pagi saat matahari terbit
Ketika hidup berpaksikan sholat, bukan hanya waktu yang menjadi lebih teratur, tetapi hati juga terasa lebih tenang.
"Jangan selipkan sholat di sela-sela kesibukanmu. Selipkan kesibukanmu di antara waktu-waktu sholat."
awokawok ngamuk dia, tiba-tiba bahas etika
virdian: "oke kita anggap bundaran HI bukan tempat demo. sama seperti dapur MBG & kopmer bukan tempatnya polisi dan juga tentara"
puas bgt liatnya kena skakmat terus 😂
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
Nemu bapak ini di fesnuk lagi jualan soft copy materi pembelajaran bahasa Jepang yang beliau susun. Real aseli guru bahasa Jepang, karena beliau buka les juga. Siapa tau ada yang butuh, bisa langsung kontak bapaknya atau mampir ke fesnuknya beliau
terharu banget after office lagi meriang terus di manggarai naik krl arah bogor ada segerombolan anak remaja, dia masuk duluan terus dapet duduk tapi akhirnya berdiri lagi sambil mereka ngingetin satu sama lain, “kita berdiri aja guys kita kan abis main, biar yang duduk kaka yang pulang kerja” 🥺
sederhana tapi sangat menyentuh, semoga kalian selalu diberikan keringan yaa dek🥹
Pernah liat di thread. Berita internasional, kunjungan presiden RI yg maraton, multi negara.
Ada org luar komen dlm english. Intinya krg lbh dia blg:
"Percuma gencar promosiin investasi di negerimu. itu bos gojek yg konsepnya revolusioner, buka jutaan lap kerja, idenya ditiru bnyk negara, malah masuk pengadilan krn tuduhan berbau kriminalisasi,
pdhl dia asli bangsamu sndri.
Mana ada investor mau percaya naruh duit di negerimu dg kondisi hukum yg tdk pasti. Mending ke SG, MY, atau vietnam"
cc:alrogritm
Gais Help dong bingung banget, jadi ceritanya aku mau ambil kpr tb2 kaget karna bi checking ku ada pinjaman di 5 tempat dgn total yg lumayan 😭 padahal aku gaada paylatter apapun. Aku harus lapor kemana ya? siapa tau ada yg pernah alamin bisa bantu gak ya 🙏🏻 💚
MISKIN tapi banyak gaya = INDONESIA
Tahukah kalian, ada 190.000 mobil dinas ASN di Indonesia.
Ada 109 menteri+wakil menteri dan setara, yg anggaran mobilnya 1 miliaran. Ada 600 pejabat eselon 1, pun mobilnya 1 miliaran.
Ada 300 lebih gubernur+wakil gubernur, pimpinan DPRD, yang anggaran mobilnya terserah2 mereka saja. 8 miliar pun bebas.
Ada ribuan bupati+wakil dan perangkatnya.
Ada puluhan ribu pejabat2 lebih rendah yg dapat mobil dinas. Dus, ketemu angka 190.000 ini.
Maka, dengan asumsi mobil ini ganti tiap 5 tahun, hanya utk beli mobil kita menghabiskan 100 triliun. Tambahkan biaya operasional, perawatan. Jika itu mobil butuh BBM Rp 100.000/hari, maka negara menghabiskan 19 miliar per hari hanya utk BBM.
Indonesia itu miskin. Halu banget jika ada yg merasa kita itu negara kaya. 200 juta penduduknya masuk kategori miskin menurut Bank Dunia (jangan pakai versi BPS deh). Utang negara meroket nyaris 10.000 triliun. Defisit menggila.
Dan saat harga BBM naik imbas perang Iran, hanya Indonesia, negara miskin yg selow saja. Negara lain itu sudah darurat BBM. Eh, pejabat Indonesia cuma sibuk berhemat dgn "matikan lampu dan AC", "sekolah online tapi MBG jalan terus".
Padahal, duh wahai Indonesia negara miskin, kamu mau tahu jurus pamungkas penghematan BBM?
1. Jual semua mobil dinas 180.000 ini, sisakan saja yg benar2 butuh seperti di RSUD, puskesmas, dkk, sisakan 10.000.
2. Hapus total fasilitas mobil dinas selama2nya. Silahkan ASN naik transportasi umum. Lagian, pejabat2 itu punya mobil.
3. Nah, saat kamu hapus total, kita bisa menghilangkan ajudan, driver dan semua printilan yg melekat ke mobil dinas ini. 1 mobil dinas, diurus dan dikawal 10 orang. Boros gilak.
Sdh dikasih saran pamungkas loh. Tere Liye itu bukan cuma nyinyir, sarannya juga keren2 loh. Negara2 maju itu sdh luama sekali TIDAK ngasih mobil dinas ke pejabat2nya.
Coba kamu bayangkan 190.000 mobil dinas ini. Banyaaaaak!
Tapi begitulah, dasar ambyar! Bukannya dikurangi, eeeh itu KMP beli 100.000 mobil baru deh. Sementara Alfamart, Indomaret, bank2 swasta, perusahaan2 besar yg terbukti jalan bisnisnya, mereka nggak butuh mobil dinas. Hei antek-antek aseeng, beli pula dari Luar Negeri !
Guys kata Tom Lembong di podcast Malaka dan ini salah satu yang paling jujur yang gw dengar dari mantan pejabat Indonesia soal kondisi sekarang.
Dia bilang kebijakan luar negeri Indonesia sekarang paling berantakan sejak 1965.
Bukan sejak 1998. B
ukan sejak reformasi. Tapi sejak 1965.
Dan dia kasih contoh konkret yang bikin gw tidak bisa bantah.
Beberapa minggu lalu Indonesia bergabung ke Board of Peace yang diketuai Amerika dan Israel.
Seminggu setelah itu Amerika dan Israel menyerang Iran.
Sekarang Indonesia ngemis ke Iran minta kapal tanker kita boleh lewat Hormuz.
Dan Iran dalam kondisi marah besar habis diserang mau simpati ke kita?
Itu konsekuensi langsung dari kebijakan luar negeri yang tidak berprinsip.
Soal energi ini yang paling bikin gw ngeri.
Stok BBM dan LPG nasional kita hanya ekuivalen dengan 20 sampai 25 hari konsumsi.
Itu saja.
Kalau Hormuz tidak buka dalam 25 hari puluhan kota di Indonesia bisa kehabisan bensin dan gas.
Ibu ibu tidak bisa masak.
Logistik lumpuh.
Bukan skenario jauh.
Itu risiko yang menurut Tom Lembong sangat nyata dan sangat dekat.
Bandingkan dengan Jepang yang stoknya 250 hari. China yang stoknya 1,3 miliar barel.
Mereka sudah siap dari jauh jauh hari.
Kita masih 20 hari dan tidak ada rencana darurat yang jelas.
Dan ini yang paling menyakitkan dari semua yang dia bilang.
Tahun lalu harga minyak dunia lagi murah.
Surplus 2 juta barel per hari.
Itu saat yang sempurna untuk borong dan nambah cadangan nasional.
Tapi tidak dilakukan.
Uangnya dialihkan ke program program lain yang multiplier effect-nya kecil yang kita sudah tau semua itu yaps EMBEGE
Soal tarif Trump Indonesia panik duluan. Buru buru negosiasi. Dapat kesepakatan tarif 19%. Eh satu hari kemudian Mahkamah Agung Amerika batalkan tarif itu karena ilegal. Negara yang tidak panik sekarang cukup bayar 10%. Kita yang paling semangat negosiasi malah kena 19%.
Tom Lembong bilang ini pelajaran lama yang terus diulang. Kalau kita tinggalkan prinsip demi keuntungan jangka pendek hasilnya selalu buruk. Selalu.
Dan kata dia satu satunya hal yang bisa dilakukan masyarakat sekarang hemat. Kencangkan ikat pinggang. Nabung. Dan mulai pikirin alternatif kalau LPG benar benar langka.
Karena pemerintah sendiri belum punya solusinya.
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
Allah
reminder dari guruku
• hafalin al kahfi 10 ayat awal / 10 ayat akhir (dibaca setiap hari), kalau hari jum'at baca full 1 surat
• selalu minta perlindungan Allah, sekarang tuh udah gatau mana yang bener mana yang salah
• baca ini setelah baca tahiyat akhir dan sebelum salam:
World's Most Generous Countries
1. 🇮🇩 Indonesia
2. 🇰🇪 Kenya
3. 🇸🇬 Singapore
4. 🇬🇲 Gambia
5. 🇳🇬 Nigeria
6. 🇺🇸 United States
7. 🇺🇦 Ukraine
8. 🇦🇺 Australia
9. 🇦🇪 UAE
10. 🇲🇹 Malta
11. 🇨🇦 Canada
12. 🇱🇷 Liberia
13. 🇬🇳 Guinea
14. 🇹🇭 Thailand
15. 🇮🇪 Ireland
16. 🇧🇭 Bahrain
17. 🇳🇿 New Zealand
18. 🇰🇼 Kuwait
19. 🇲🇲 Myanmar
20. 🇲🇾 Malaysia
Note: According to three main aspects of generosity: Charitable donations, Volunteering, and Willingness to help Strangers
Source: World Giving Index
Let me help you imagine.
Middle East, post Islam, has been a global center of fragrance. You know oudh, woody scents, musk and more. That's where it all originates.
In Islam, smelling good is not just a survival tactic as seen in Europe. In Islamic world, applying fragrance is a ritual. Invites Allah's blessings and its part of Muslim identity.
The smell here is better than anything your senses have experienced. Oudh, bakhoor and so much more. All that take spirituality to next level.
P.S. Muslims don't apply perfumes to hide bad odours. Muslims have to take regular baths. It's unlike some cultures where bathing and washing own body was never a norm and they had to hide the smell behind perfumes aka parfum. 😉