Rumus RIDD untuk menghadapi tantrum:
R — Regulate
Tenangkan diri orang tua dulu. Jangan ikut marah atau membentak.
I — Identify
Kenali dan sebutkan emosi anak.
Contoh: "Kamu lagi marah ya?" atau "Kamu kecewa ya?"
D — Validate
Akui perasaan anak tanpa harus mengabulkan keinginannya.
Contoh: "Mama tahu kamu sedih karena harus pulang."
D — Direct
Setelah anak mulai tenang, baru arahkan perilaku atau berikan solusi.
Contoh: "Yuk tarik napas dulu, nanti kita pulang ya."
gue suka banget kalimat ini:
“Orang yang gak terbiasa komunikasi sehat, tiap masukan kerasa kayak sindiran.
Orang yang kurang tanggung jawab, tiap kritik kerasa kayak disudutkan.”
Ego itu harus dikontrol, bukan diturutin.
Karena kalau ego yang selalu pegang kendali, semua hal bakal diputer jadi soal harga diri.
Dikit-dikit ngerasa diserang, dikit-dikit pengen ngebela diri, padahal belum tentu orang lain punya niat seburuk itu.
Ego bikin kita susah denger, susah nerima, dan akhirnya susah berkembang.
Padahal gak semua masukan itu jatuhin kadang itu cara orang lain biar kita bisa jadi versi yang lebih baik.
Kalau ego terus diturutin, yang ada kita bakal stuck di situ-situ aja.
Gak belajar, gak berubah, cuma makin pinter ngehindar dan nyalahin keadaan.
Mertua bilang “nggak apa-apa.”
Tetangga bilang “dulu anak saya dikasih juga, sehat-sehat aja.”
Tapi sebagai dokter anak, saya harus jujur:
Ada 9 makanan yang kelihatan aman — tapi berbahaya untuk bayi di bawah 1 tahun.
🧵 Thread penting untuk semua orang tua & calon orang tua:
(Silahkan simpan dulu, bila belum sempat baca)
Menurutku, kehancuran seseorang, baik laki-laki maupun perempuan sering kali bukan datang tiba-tiba. Ia tumbuh pelan, dari kebiasaan, luka, dan kehilangan arah.
Kehancuran laki-laki sering bermula dari hal-hal yang ia anggap sepele:
1. Judi, ketika harapan digantungkan pada keberuntungan, bukan usaha.
2. Mabuk, saat lari dari masalah terasa lebih mudah daripada menghadapinya.
3. Terlalu menuruti hawa nafsu, hingga perempuan hanya jadi pelarian, bukan tanggung jawab.
4. Kehilangan peran ibu, kehilangan doa, nasihat, dan sosok yang biasanya paling tulus mengingatkan.
Laki-laki hancur bukan hanya karena dunia keras, tapi karena ia lupa menjaga dirinya sendiri.
orang ngetag bank bca di post buat ngasih tau ada modus penipuan baru, 1 nomer rekening tapi ada 2 pemilik berbeda.
lalu dilaporin lah sama ordalnya ke tim IT security bca
ternyata plot twist-nya modus itu cuma akal bulus si pengutang doang biar gak bayar utang😂😂