El Rumi Panggil Irwan Mussry "Daddy" dan Ini yang Bikin Semua Drama Dhani Jadi Terasa Hampa
Di tengah semua kebisingan yang Dhani ciptakan minggu ini, El Rumi pelan-pelan ngomong sesuatu yang jauh lebih keras maknanya tanpa perlu konferensi pers, tanpa bongkar aib siapapun.
Irwan Mussry posting foto bareng Maia, El, dan Syifa di resepsi Bali.
Keterangannya hangat bangga, bahagia, penuh cinta. Dan El Rumi balas di kolom komentar dengan kalimat yang langsung bikin banyak orang diam.
Terima kasih Daddy, selalu ada di hari yang paling penting dalam hidupku.
Itu berarti segalanya.
Daddy.
Bukan Om, bukan Pak Irwan.
Daddy.
Syifa juga ikut balas bilang kehadiran Daddy dan Bunda di hari spesial mereka berarti sangat banyak.
Satu sisi keluarga lagi bongkar masa lalu, tuduh sana sini, perang pernyataan tiap hari.
Sisi lain anaknya yang katanya jadi alasan semua drama itu justru duduk tenang di Bali, nulis komentar penuh rasa syukur buat ayah sambungnya.
El nggak perlu komentarin drama ayah kandungnya. Dia cukup tunjukkan ke siapa dia merasa punya rumah.
Dan ini yang paling nyelekit dari semua ini Dhani ngaku semua yang dia lakukan demi anak-anaknya.
Tapi anak-anaknya kelihatan jauh lebih damai di sisi orang yang nggak pernah bikin drama apapun di publik.
Kadang bukti terkuat bukan dari kata-kata yang diucapkan.
Tapi dari satu kata yang dipilih seseorang untuk memanggil orang lain.
Memasuki waktu-waktu lahiran emang sensitif banget ya. Melow terus padahal hormon nya harusnya happy. Tp melow ini karna ngebayangin yg happy-happy ko sebenernya.
Semalem ngadu nangis ke suami karna tibaΒ² keinget suami. Kangen banget lg ngebayangin moment indah sama dia. Sampe nangis sesenggukan. Inget bentar lagi lahiran. Ga lupa ucapan makasih paling banyak sama suami karena udah sejauh ini dampingin aku. Nulis ini aja aku sambil nangis.
Setelah orangtua ga ada. Apa-apa selalu papi. Mengadu nasib pun sama siapa lagi selain sama dia. Walaupun kita banyak berantemnya dalam segala hal, tapi tetep dia tempat aku pulang dia rumahnya aku. Aku harap bagi diapun sama, aku adalah rumahnya dia.
Seorang mahasiswi UPI ditemukan meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah di Gedung Gymnasium UPI di Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Kamis (26/12) sore.
Saat dikonfirmasi, Kepala Humas UPI Prof. Suhendra menyebut, mahasiswi itu terjatuh dari lantai 2 Gedung Gymnasium.
Menu makan hari ini
Sarapan: bubur
Makan siang: kentang
Cemilan sore: jagung susu keju
Malam: mie ramyoen
Edisi mamil masih belum menerima nasi π₯²π₯²π₯²π₯²