Dalam peristiwa di Karanganyar, ambulans yang membawa pasien kritis bernama Hadi Sukat (60) sempat terhambat saat menuju fasilitas kesehatan.
Relawan dan keluarga korban menilai kemacetan akibat konvoi serta kurang optimalnya pengaturan lalu lintas membuat ambulans kesulitan melintas. Setelah tiba di Puskesmas Karangpandan, pasien dinyatakan meninggal dunia.
Keluarga korban berharap kejadian serupa tidak terulang dan meminta adanya evaluasi terhadap pengamanan kegiatan di jalan raya.
Mereka menilai kendaraan darurat seharusnya mendapat prioritas agar penanganan pasien tidak terlambat.
Menanggapi sorotan tersebut, Ketua PSHT 17 Cabang Karanganyar, Sutarmo, menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf kepada keluarga korban. Ia menyebut kematian merupakan takdir Tuhan, namun mengakui pihaknya telah mengimbau anggota yang tidak berkepentingan agar tidak mengikuti kegiatan. Menurutnya, banyak peserta yang datang di luar kendali panitia sehingga sulit diidentifikasi.
Ratusan petani tembakau di Temanggung menggelar doa bersama dalam rangkaian Haul Ki Ageng Makukuhan dan Kirab Pikukuh Syuro di Desa Wonosari, Kecamatan Bulu.
Selain sebagai bentuk ikhtiar, kegiatan ini juga menjadi wadah penyampaian aspirasi atas rencana pembatasan kadar TAR dan nikotin serta kebijakan penyeragaman kemasan rokok yang diatur dalam regulasi turunan PP Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat membentangkan spanduk berisi penolakan terhadap rencana kebijakan tersebut dan memanjatkan doa agar pemerintah mempertimbangkan dampaknya terhadap keberlangsungan sektor pertembakauan.
Para petani khawatir pembatasan kadar TAR dan nikotin akan mengurangi penyerapan hasil panen karena kadar yang dihasilkan tembakau lokal dinilai melampaui batas yang diwacanakan. Padahal, tembakau merupakan komoditas utama yang menjadi penopang ekonomi masyarakat, khususnya pada musim kemarau.
Melalui doa bersama ini, para petani berharap pemerintah dapat mendengar aspirasi mereka serta mengkaji secara lebih menyeluruh dampak kebijakan tersebut terhadap kesejahteraan petani dan keberlanjutan sektor pertembakauan.
perbedaan mendasar zen rs dan malaka project (ferry, cania, dll) dalam melihat tan malaka : kang zen melihat kalo madilog itu digunakan tan sebagai cara berfikir revolusioner. sementara anak2 malaka project melihat madilog itu pelajaran logika aja, untuk melawan logika mistika.
Tahun 2011, Sea Games vs Vietnam di GBK. Gue bawa banner muka Tan Malaka di tribun Selatan. Zen RS yang bantuin gue ngiket2 tali buat masang.
Setelah terpasang, orang di sebelah kami nyeletuk polos, "bang itu muka siapa? Caleg ya?"
3 bulan lalu kang Zen ngomong kalau perlu ada yang nyiapin infrastruktur belajarnya agar tidak terus-terusan missreading soal Tan Malaka. dan hari ini sedang disiapin✍🏻
Walau gue tahu Prabowo tuh goblok banget. Tetap aja gue heran setiap kali diksi yg keluar dari mulut dia kek orang ga pernah sekolah. Diksi dia tuh MINUS dan DANGKAL banget wkwkwkwkkwwwkkwkw kek beneran bukan orang terdidik, sering banget make low-level vocabulary anjinggg😭😭😭
Dengan cat weldon kiloan seharga tiket pameran.
Mendapat intimidasi selama pembuatan, lalu dirusak malam harinya.
Dari segi dampak, karya sederhana ini mampu mengganggu otoritas.
Dilakukan di luar, bukan di dalam.