kalo mau balas dendam cukup dengan; jangan cari tau dia chat/dekat dengan siapa, tetaplah seperti biasa dimana perhatianmu tulus sepenuhnya ke dia sampai kamu capek dikecewakan.
setelah itu, pergi dari hidupnya sejauh mungkin, biar dia tau gimana rasanya kehilangan orang tulus.
Intinya gini, jangan terlalu mengejar manusia. Istilahnya sekarang semua bakal diusahakan kalo emang lo adalah tujuannya. Yang memang sudah niat akan selalu mencari jalannya, yang tidak mau akan banyak alasannya.
Orang yang ninggalin itu bukan berarti dia ga ada rasa. Tapi, mungkin sama kamu dia ga nemui tujuan dari hubungan yang dia cari. Karena, bangun sebuah hubungan itu ga bisa kalau cuma ada rasa sayang.
Harus punya visi dan misi yang jelas, biar hubungannya jelas kemana arah tujuannya.
belajar mendengarkan & berkomunikasi dg baik saat berantem itu adalah hal sulit, tapi bisa diusahakan & dipelajari.
keduanya tentang melepas ego, agar terus bisa saling mengasihi. yg pada akhirnya, terbiasa mengutarakan emosi dg bahasa yg baik, ngga melukai, tapi saling memahami.
ga usah ditahan jika dia ingin pergi, itu hanya akan membuatmu semakin sakit. lepaskan apa yg seharusnya dilepas, do'akan yg terbaik, agar dia ga salah lagi kedepannya, disitu kamu sudah cukup dewasa, karena level tertinggi mencintai adalah melepaskan, setelah itu mengikhlaskan.
Apa yang mau diharapin lagi dari hubungan yg sudah berada dititik akhir, aku sadar bukan aku orangnya. Kamu gak akan berubah, karena kamu udah gak cinta aku lagi.
Percaya ngga percaya:
Uang makin dihemat malah makin seret, kalo dibelanjain atau dibagiin pasti ada aja yang dateng.
Semakin berusaha untuk hemat, semakin kalian mencoba untuk nabung, apalagi sampe pelit sama diri sendiri, pasti ada aja sesuatu yang harus dibayar atau ada aja barang yang rusak.
Jadi jangan terlalu perhitungan, jangan pelit sama diri sendiri. Jangan lupa juga bersedekah karena ga akan bikin kamu miskin, malah rezekimu semakin lancar.