@hazellyse “Will you marry me?” ❌
“Ayo kita lihat bunga sakura di musim semi, makan es serut di musim panas, lihat daun musim gugur di musim gugur, dan bermain snowboarding di musim dingin. Maukah kamu berbagi setiap musim kehidupan denganku mulai sekarang?” 🥹🤍
Ya Allah, I'm struggling with my current situation, please grant me the ikhlas and patience i need, until i finally see why you arraged everything this way.🤍
in my opinion, anak merantau pulang isnt about hemat uang aja. tapi its about recharging your energy with your loved ones dirumah, taken care by mama, hanging around things yang sudah familiar & termasuk comfort zone. jadi aku suka pulang ke rumah karena that familiarity 🤍
tau silent burnout gak si?
jadi, silent burnout itu dimana keadaan emosi dan mental kita lagi cape cape nya, but you just stay quiet about it dan kita gak pernah yang kayak ngeluh badan sakit karena capek atau mungkin jadi emosi meluap tapi orang yang ngalamin itu kehidupannya tetep berjalan normal tapi hati nya lagi hancur secara perlahan. i think that’s dangerous if we can’t control our emotions.
akibatnya kita jadi lebih gampang nangis karena banyak emosi yang belum di luapin.
Yong-u itu definisi memanfaatkan privilege dengan baik dan benar 😭 Meskipun masuk kerjanya lewat ordal, dia gak pernah menyia-nyiakan kesempatan. Dia bener" bertanggung jawab nemenin Muhee dari nol 🥺💗
Terharu banget waktu dia bilang,
“Mungkin aku dapat pekerjaan ini karena orang dalam, tapi aku sudah bersama Kak Muhee sejak dia masih bukan siapa-siapa. Aku menangis bersamanya, menggenggam naskahnya setiap kali audisinya gagal.”
Yong-u bener" ada di sisi Muhee selama prosesnya. Amat sangat bersyukur sama karakter Yong-u yang baik ke Muhee
Jujur aku mau banget kehidupan pernikahan kaya Apip dan Shadira🥹
Mereka setara banget, saling kecintaan, saling support, saling peka (walopun apip kadang ga peka), dan saling dalam segala hal.
Aku ngikutin dari Apip jomblo main Minecraft sampe jinji segede ini