Sachez quoi faire cette semaine, ne laissez plus passer les gestes importants et gardez la mémoire de vos cultures, année après année. https://t.co/gq4KOkYs56
PENGAMPUNAN YANG MENUNTUN KEPADA KASIH KRISTUS
Kamis 10 Sep 2026
Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu (Luk 6:27b)
1Kor 8:1-7.11-13 Mzm 139:1-3.13-14.23-24; Luk 6:27-38
---o---
Dalam perjalanan menuju kasih yang sempurna, Kristus menghendaki agar pengampunan hadir dalam setiap relasi kita`baik dengan orangorang yang kita kasihi, mereka yang tidak kita sukai, maupun kepada musuh. Sebelum kasih itu tumbuh dengan utuh, pengampunan harus lebih dahulu dipeluk dengan sungguh-sungguh.
Pengampunan sejati bukanlah sesuatu yang instan, melainkan sebuah proses belajar yang terus berlangsung. Proses ini dimulai dari diri sendiri, kemudian meluas kepada orang-orang terdekat yang mungkin pernah melukai hati kita, lalu kepada mereka yang sulit kita terima atau tidak kita setujui. Mengasihi musuh dan melakukan kebaikan kepada orang-orang yang menyakiti kita hanya mungkin terjadi apabila kita terlebih dahulu mengalami kasih Yesus secara pribadi, sebagaimana Ia berdoa, `Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat` (Luk 23:34).
Sikap mau berdialog dan kerelaan untuk memulihkan hubungan secara perlahan akan menyingkirkan keinginan untuk membalas dendam di dalam hati. Ketika kita dengan tulus berbuat baik kepada `musuh`, kebaikan itu perlahan akan mengikis kebencian, hingga akhirnya kasih Kristus memulihkan seluruh luka di dalam diri kita.
(Sr. M. Hanna, P.Karm)