Guys, serius nih… Seskab Teddy Indra Wijaya baru aja ngajak masyarakat dan pengusaha ikutan WFH tiap Jumat, hemat listrik, bijak pakai BBM, dan ikut gerakan car-free day.
Kedengarannya keren, kan? Tapi kenyataannya, kebijakan ini kayak cuma dibuat buat ASN dan kantong pemerintah.
ASN santai di rumah, kendaraan dinas dibatasin, perjalanan dinas dipangkas sementara rakyat biasa, pekerja lapangan, dan usaha kecil tetap harus keluar duit, tetap gerak, tetap stres
Pemerintah bilang ini semua buat hemat anggaran: WFH ASN diproyeksikan hemat Rp6,2 triliun, refocusing anggaran kementerian/lembaga bisa hemat Rp121–130 triliun, belum lagi efisiensi energi dan program B50.
Jadi, ratusan triliun bisa masuk kantong negara,
tapi rakyat?
Kita yang harus adaptasi sendiri, tetap produktif sambil mikirin listrik, bensin, dan biaya hidup sehari-hari.
Kan lumayan kalo bisa hemat anggaran subsidi bbm dan transportasi umum di alihin buat embege tetap jalan
Prabowo Subianto sini tak ajarin ngurus negara dgn cara yg paling mudah.
1. Stop MBG
2. Stop Koperasi Merah Putih
3. Tutup Kementerian yang tidak berguna, sisakan 10-15 Kementerian
4. Hapus Jabatan Wakil Menteri
5. Bubarkan DPR atau Potong Gaji Anggota DPR
6. Potong Gaji Pejabat.
7.tambah in......
kita nih lelah liat kelakuan pejabat2 ini😪😪
🚨 ALERTA ALERTA ALERTA 🚨
Teman-teman, kami mendapat laporan bahwa ambulance di titik Al Jihad, Karawang, telah dimanfaatkan oleh aparat untuk menangkap peserta aksi. Kejadian bermula ketika seorang korban yang mengalami sesak napas dibawa ke dalam ambulance untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun setelah korban memasuki ambulance, aparat ikut masuk ke dalam ambulance dan mengancam untuk mengubah rute menuju polres sementara ambulance kami tidak ditahan.
Sebelumnya, tim Humanies menerima permintaan melalui DM untuk mengirimkan ambulance ke lokasi aksi. Namun, komunikasi dengan pihak tersebut terkesan bertele-tele, dan setelah ditelusuri, mereka ternyata tidak berada di lokasi aksi. Saat ambulance tiba, aparat sudah menunggu di lokasi. Kami menduga ambulance sengaja dijadikan jebakan bagi peserta aksi yang membutuhkan pertolongan medis.
Kami juga mendapat informasi bahwa petugas ambulance diancam dan dipaksa untuk membawa korban ke Polres, bukan ke rumah sakit. Kami mengecam keras tindakan ini dan menegaskan bahwa ambulance harus digunakan murni untuk kepentingan medis dan kemanusiaan, bukan untuk kepentingan lain yang merugikan mereka yang membutuhkan pertolongan.
Mohon sebarluaskan informasi ini agar kejadian serupa tidak terulang.
Apa sih bahayanya orde baru? Kenapa kok pada takut dengan UU TNI ini makin mendekati untuk kembali ke Orba?
Mungkin banyak temen-temen yang ga pernah ngerasain orba (aku ngerasain juga bentar doang)
Tapi pada 5 Agustus 1989, Mahasiswa ITB melakukan protes terhadap kunjungan Menteri dalam Negeri saat itu, Jenderal Rudini.
6 Mahasiswa Dipenjara, 8 ditangkap, 11 Dikeluarkan. Dan sebelum diadili di pengadilan, mereka diculik dan disiksa terlebih dahulu.