Haruskah begini?
Semuanya berakhir tanpa sepatah kata penyesalan dari mulutmu.
Segala debat kau sanjungkan atas salahku.
Lalu kemanakah pergi hati nuranimu?
Kita pernah sepakat dalam memulai, sebelum akhirnya kau akhiri tanpa permisi.
Lalu apakah segala cinta seegois ini?