Update masa kritis!!!!
Kita memasuki jam² kritis jam 17:30 sampai jam 19:00
Untuk masa aksi hati² sama penyusup bocah labil penyiraman air keras. Jika ada gelagat yang mencurigakan, segera di amankan
Pantau seluruh halte jangan sampai ada aksi bakar-bakaran ya, Tetap focus kepada inti persoalan.
Jaga keselamatan kalian
🚨 ALERTA! ALERTA! ALERTA! 🚨
PERINGATAN SANGAT DARURAT!!!
MENUJU INDONESIA BANGKRUT
Halo, UI dan Indonesia! Ekonomi makin terpuruk. Rupiah ambruk, harga kebutuhan melambung, lapangan kerja hilang, utang negara membengkak, sementara rakyat makin menderita. Pemerintah terlalu sibuk memperkuat kekuasaan dan melindungi oligarki hingga lupa, atau memang tidak peduli, dengan penderitaan rakyat kecil. Sekarang saatnya bersuara!
#AksiMasa #DemoTolakKenaikanBBM #MENUJUINDONESIABANGKRUT #PeringatanDarurat
Menurut logika mereka berarti Presiden yang paling bagus itu Suharto.
Soalnya menjabat 32 tahun.
Kalau menjabat cuma 1 tahun kaya Habibie.
Berarti gak bagus.
Peran Teddy Indra Wijaya Tidak Sebanding dengan Dino Patti Djalal dalam soal Diplomasi Internasional. Teddy hanyalah ‘tentara lompatan’ yang memanfaatkan klientelisme dan patronase. Dan baru dikenal karena menggendong perempuan yang pingsan saat kampanye Prabowo di GBK.
Pak @dinopattidjalal tidak dikenal karena viral soal yang remeh-temeh seperti itu. Dia dikenal karena rekam jejak dan kemampuan intelektual. Saya sendiri mengetahui beliau dari Buku.
Saat saya mahasiswa, buku "SBY Harus Bisa!: Seni Memimpin Ala SBY" menjadi buku bacaan dalam kelompok diskusi kami. Dari buku itu pula saya mengetahui latar belakang pak Dino.
Dino Patti Jalal adalah keturunan Minang. Dan Saya kagum pada orang Minang, karena tokoh-tokoh besar dan sebagian besar pikiran Republik itu lahir dari ide orang-orang minang.
Ayahnya Hasjim Djalal adalah seorang diplomat dan Ahli hukum laut internasional. Dan Pak Dino mengikuti jejak ayahnya menjadi diplomat Indonesia.
Dan tidak hanya menjadi diplomat, dia juga menjadi Dubes RI untuk AS, Wakil Menteri Luar Negeri (yang ‘diejek’ Teddy hanya 3 bulan), dan menjadi Juru Bicara Presiden SBY.
Dan dia memiliki rekam jejak pendidikan yang mengagumkan. Memperoleh gelar di Universitas Carleton (BA) dan Universitas Simon Fraser (MA) Canada. Dan melanjutkan gelar PhD di London School of Economics and Political Science
Untuk bicara kelas dengan Teddy Indra Wijaya sungguh sangat jauh dalam urusan pergaulan internasional.
Teddy keliling Indonesia hanya ‘mendampingi Prabowo’ tidak punya peran diplomasi apa-apa. Dia hanya mengatur urusan yang bersifat pribadi.
Pak Dino mengerti tentang diplomasi, dan berpengalaman dalam meja perundingan. Teddy sekali lagi ada disamping Prabowo, tidak punya peran diplomasi selain duduk seperti ‘ibu negara’.
Dia diuntungkan oleh kedekatan, dengan lompatan karir yang prematur. Sesuatu yang sangat merusak sistem organisasi ketentaraan.
Apakah perusak sistem seperti itu layak memberi penilaian terhadap orang lain?
BEGINIKAH KOMUNIKASI PUBLIK SEORANG SESKAB?
SONGONG BANGET LOH !!!
Emang harus banget ya perjelas dgn kalimat
"sblmnya terimakasih kenapa Pak Dino, yg pernah juga jadi Wamenlu, walau hanya dikasih kesempatan cuma 3 bulan "
ini terkesan ngejek/ngintimidasi bgt sbg seorang pejabat,
Kesannya Sombong banget, sampe mendiskreditkan orang lain...
Jabatan hanya semntara Ted, Rakyat Indonesia keep eyes on you
WOWO kurban 1.098 sapi dananya dari APBN, kurban atas nama PRABOWO SUBIANTO
kalau pake dana APBN sebutnya jangan dari Presiden dong, yang berkurban adalah rakyat indonesia yang bayar PAJAK
#SEBARIN
Kata siapa CPR susah? Catet!
1. Pastiin km sbg penolong, lingkungan, & korban aman
2. Cek respons
3. Klo g sadar, call ambulans
4. Cek nadi karotis. Gak ada? Langsung CPR
PS: km awam & gbs cek nadi? Yaudah, jika korban ga sadar + ga napas, asumsikan henti jantung ➡️ CPR
2 jam ada di toko ini dan melihat nontstop orang2 datang dan pergi membeli iPhone, iPad, macbook pro, imac dan segala produk apple lainnya sprti kacang goreng.
Negara ini baik2 saja. Kelas menengah negara ini kuat secara ekonomi.