@realitakantor Masalahnya, tiap kali ada bantuan, itu pasti barangnya yang kualitasnya jelek. Beras, jelek. Becak, jelek. Minyak, jelek. Padahal anggarannya di atas rata-rata.
Banyak yang ngasih saran, โdijual aja, dikiloin!โ
Masalahnya, orang-orang di desa diancam gak boleh jual ini barang.
Sudah jelas ya persoalannya:
1. Pemerintah ngasih becak listrik untuk mengganti becak kayuh
2. Becak listrik anggarannya per unit 20 juta lebih.
3. Yang datang ke masyarakat becaknya jelek. Rangka kurang kuat dan mesin gak bisa jalan jauh dan jalan nanjak.
4. Kalau tanpa baterai, kayuhannya berat sekali, karena memang diperuntukkan sebagai becak listrik.
5. Becak banyak yang mangkrak karena masyarakat gak bisa perbaiki/perawatan.
6. Pengambilan becak harus ke kota dan ini memakan biaya. Jadi becak tidak diantarkan ke desa-desa.
7. Becak yang mangkrak tidak boleh dijual. Jadi rongsokan di rumah.
9. Bantuan ini mengatasnamakan uang pribadi Prabowo. Makanya gambarnya hanya ada Prabowo.
10. Bantuan ini, sama seperti program-program pemerintah yang lain, adalah ladang korupsi yang basah.
Becak di rumahku udah diganti becak listrik dengan gambar Prabowo segede gaban. Katanya, ini uang Prabowo sendiri, bukan dari uang negara.
Becak ini gak bisa dipake lebih dari 4 kilo meter (atau kurang lebih segitu). Dikit-dikit minta dicas. Padahal katanya harganya 20 juta lebih.
Gak tau juga apa masalahnya. Kalau gak pake listrik, berat banget kayuhannya. Akhirnya becak ini mangkrak. ๐ญ
Aku lihat becak listrik punya tetangga juga bernasib sama. Di luar sana, ada gak sih yang bahas soal bantuan becak listrik ini?
Buajingfaaaaa!! Pantesan penegakan hukum di negeri ini kacau! Lha wong jaksa-nya aja GAK BISA BAHASA ENGGRES!!! Dan kebodohan mereka dalam bahasa ENGGRES itu mereka gunakan untuk membuat dakwaan yang ngawur untuk menjerat Nadiem. Tulullllll!
Dengan kemampuan ENGGRES level anak SMP itu kok mereka bisa jadi Jaksa ya??? Nyogok kah??
ada orang yang hidupnya sederhana banget.
naik sepeda onthel ke kampus.
nggak punya mobil. nggak punya rumah sendiri.
waktu dia mati pun, nggak ada harta yang ditinggal.
tapi organisasi yang dia bikin
melahirkan wakil presiden, menteri, ketua MK, dan puluhan elite republik.
namanya Lafran Pane.
dan lo mungkin belum pernah dengar namanya.
Kisah mugiyanto ini sebenarnya ironi..
Mugiyanto itu adalah salah satu aktivis anti-Orba
Yang diculik oleh Tim Mawar besutan you-know-who
Ditangkap pas Maret 1998 di Rusun Klender bersama dengan aktivis lainnya seperti Nezar Patia. Ditahan sampai 3 bulan, baru bebas bulan Juni 1998.
Selama diculik, Mugiyanto diinterogasi. Dia dipukul dan disetrum kalau jawabannya tidak memuaskan.
Siksaan itu begitu hebat, to the point dia mengalami trauma berkepanjangan gara2 itu.
Dia cerita: Dia selalu trauma dengan suara cetar karena dia sering disetrum, lalu trauma pula dengan walkie talkie yang dibawa penculiknya.
========
Tapi itu dulu..
Sekarang dia malah menjabat sebagai Wamen HAM.
Di kabinet yang terkait dengan aktor yang diduga menculiknya dulu..
Dan lucunya,
Pada Pilpres 2014, Mugiyanto pernah mengatakan Prabowo Subianto tak pantas maju sebagai calon presiden Indonesia
Kata dia ke tempo, Prabowo punya banyak dosa kelam saat masa Reformasi dan belum dipertanggungjawabkan secara hukum.
Tapi itu dulu..
Lainlah kalau skrang
from this to this
Jadi gini..Budiman muda itu dihabisi Orba gara2 ngelakuin ini:
- Terang2an mendirikan partai kiri progresif sementara Orba hanya mengizinkan tiga partai (Golkar, PPP dan PDIP)
- Berani menggunakan bahasa-bahasa kiri dan sosialis padahal Orba anti banget sama yang berbau-bau "PKI".
- Terang2an minta Suharto disidang MPR gara2 pelanggaran HAM di Timtim
- Bergerak di luar parlemen, mengorganisir gerakan buruh, mahasiswa dan petani.
Walhasil, Orba mencari cara agar orang ini masuk hotel prodeo.
Ketemulah momennya.
Ada kerusuhan Kudatuli 1996 akibat pertarungan internal PDI antara Megawati dan Soerjadi (yang dibeking Orba).
PRD yang waktu itu terbiasa demonstrasi, akhirnya dituding melakukan gerakan subversif.
Jadilah Budiman dijatuhi hukuman 13 tahun penjara.
====
Tapi itu dulu ya gaes ya
Kalau skrang, yo nda tahu ko tanya saia.
Btw apa kabar Bukit Algoritma??
ada yg kenal dengan wajah ini?
kenalin, bu hendri saparini.
ekonom ugm yang melanjutkan ke tsukuba.
jika ditanya soal MBG, bu hendri sudah merumuskan hal ini sejak 2007-2008 bersama prabowo.
pak sumitro orang banyumas. demikian juga bu hendri. ada garis kedaerahan yg sama.
namun konsep MBG bu hendri beda dengan Prabowo. Bu Hendri menyalin tempel konsep makan siang bagi siswa jepang, tempat dia sekolah dulu.
konsep otonom sekolah dan komite sekolah
menghindari adanya food waste berlebihan dan keracunan makanan. proses hidangan yang juga dibersihkan secara mandiri oleh siswa untuk membentuk karakter siswa. "dimulai dengan pilot project dulu ya mas", ujarnya
implementasi mbg prabowo berbeda dengan yang ia diskusikan bersama bu hendri saat baru saja mendirikan @Gerindra
bu hendri saat ini masih aktif di Core, tebet. lembaga thinktank yang mumpuni.
bu kenapa jarang nulis lagi?
"serba salah mas, kalau tulisan opini saya di media ada yang dipuji dengan policy, nanti dikira saya sedang nitip CV. kalau saya terlalu keras, nanti utusan Dasco datang lagi".
saya dan beliau akhirnya menikmati sushi, di sebuah kedai jepang yang berada tepat di atas kantornya.
nyam nyam nyam
Koperasi yang saya tahu:
1) Dimodalin dengan iuran anggota
2) Usahanya dijalankan oleh anggota
3) Jenis usahanya ditentukan oleh anggota: misal Koperasi Simpan Pinjam atau Warung Sederhana, tergantung mana yang profitable.
4) Profitnya dibagikan ke anggota lewat sisa hasil usaha (SHU)
5) Sebagian dipakai buat lanjutin usaha.
Digaung-gaungkan oleh Hatta waktu itu, karena bikin rakyat independen dan mandiri.
Koperasi desa merah putih:
1) Dimodalin APBN, banyak pula
2) Usahanya dijalankan oleh Parjo, sampai manajer yang direkrut disuruh latian militer
3) Jenis usahanya ditentukan oleh pemerintah: mini market, mau ngalahin Indomaret sama Alfamart
4) Emang ada profitnya? Minimarket dibangun di tengah sawah sama di hutan gitu?
5) Kalaupun ada profitnya gak tau dikemanain,
Koperasi macam apa itu?
Rakyat cerdas harus nyimak apa yg dikatakan Dino Patti Djalal ini !!
Ada upaya masif yg sedang dilakukan geng Oslo untuk membranding Gerakan PRABOWO GIBRAN DUA PERIODE.
Salah satunya di X bisa kamu liat akun dgn follower diatas 2000 yg tiap hari ngoceh dgn postingan Gibran PSI Jokowi dgn narasi jelek/bagus.
Itu tandain mereka adalah buzzer bagian dr gerakan ini
SPEAK TRUTH TO POWER, SPEAK TRUTH TO THE PEOPLE !!
Kalau kamu bingung gimana cara membawa diri di tempat kerja,
nih, kenalin CHOKY SITOHANG.
TOP GLOBAL NGOLAH
Dari 1 konten videonya aja, banyak pelajaran yang bisa kita catat.
1. 00:13 "Kita kan menyesuaikan jadwal abang"
Kalau ditanya kapan mampir, atau ketemuan dengan seseorang yang "mungkin" lebih tinggi pangkat, status sosial, atau at least kamu hormati, kamu bisa pake kata-kata ini.
2. 00:21 "Bang, saya izin laporan ke yang bersangkutan"
Ini dipake ketika ingin menyudahi percakapan atau small talk tapi dengan cara yang halus.
3. 00:27 "Assalamualaikum, shallom, namo budaya, salam kebajikan"
Konteksnya karena di dalam ada bebeberapa orang dengan berbeda keyakinan, jadi sekalian sapa dengan salam sesuai kepercayaan mereka.
4. 00:45 "Akhirnya kita kenal juga, bang Asep"
Orang itu bakal lebih senang kalau kita tau nama dia, even baru pertama kali jumpa. Bisa baca name tag seandainya kamu benar-benar have no idea siapa nama dia.
5. 01:04 "Kapolres mohon izin, terima kasih Panglima, terima kasih Kapolda"
Detail kecil tapi berarti, untuk kasi respect ke orang yang kamu hormati. Misal di kantor dibeliin pizza sama bos, nah kamu bisa pake ini. "Bos, makasih ya pizzanya. Izin saya ambil, ya."
Siap buat ngolah? ๐
Siapa bilang proyek MBG gak punya manfaat?
Lihat nih manfaatnya buat mereka...
Inilah para penerima manfaat proyek MBG yang sesungguhnya.
Yang mikir Proyek MBG buat anak-anak, balita, bumil dan busui kurang gizi, kalian tidurnya kepagian bolo...
๐คฃ๐ค
Rupiah jebol Rp 18.000 per dolar , dan yang disalahkan adalah orang yang ngomong soal masalahnya.
Bukan yang bikin masalahnya.
Logika ini seperti: Rumah kebakaran karena konsleting listrik , tapi yang disalahkan tetangga yang teriak kebakaran
Rupiah lemah karena:
a. Danantara dapat outlook negatif Moody's
b. Defisit APBN melebar
c. Investor asing hilang kepercayaan
d. Pejabat sibuk bagi kursi komisaris
Bukan karena rakyat berani jujur di Twitter.
Kalau kritik bisa ngelemain rupiah , berarti fundamentalnya memang sudah rapuh dari dalam.
Dan itu bukan salah yang nyinyir.
Itu salah yang berkuasa tapi tidak mau dikritik.๐