Terakhir ketemu Pak Bas hari Jumat pagi rapat dengan Forum Investor IKN, Jumatan bareng lalu lanjut penandatangan notariat kerja sama pemanfaat lahan antara OIKN dan pengusaha pelopor.
Hari ini ketemu Pak Bas lagi untuk dua rapat OIKN. Pesan Pak Bas ke saya jelas: “Jangan mau dipecah-belah. Kita fokus kerja saja.”
Bagi saya Pak Bas bukan hanya atasan, beliau adalah guru tempat saya banyak menggali ilmu dan pengalaman.
Hormat, Pak Bas!
1. Memang "ngeri" gugatan Tim 01 ini, dibanding tim 03.
Kata pembukanya saja sudah "memperingatkan" para Hakim MK.
Serasa gugatan di Pengadilan Agama. 😁
Mau ngajarin bu Risma soal Bansos gak enak soalnya beliau Menteri..
Kasihan aja buzzer2nya jadi ikut2an begok pake nanyain rincian uang bansos kemana aja padahal bertebaran di mbah Gugel
Hampir kita semua adalah penikmat Bansos dari pemerintah
Hasil rekapitulasi Pilpres 2024 dari KPU tak jauh berbeda dengan hasil hitung cepat atau quick count dari sejumlah lembaga survei, dengan perbedaan tak sampai 1%.
https://t.co/VerAK8XvXb
Berikut perbandingan antara hasil resmi KPU dengan quick count Pileg 2024 dari berbagai lembaga. Hasilnya tak jauh berbeda.
#detikPemilu https://t.co/tJrnD4nIPq
Hasil resmi penghitungan suara KPU memiliki rata-rata selisih 0.25% dari hasil Quick Count Pilpres 2024 CSIS Indonesia dan Cyrus Network, yang melibatkan 2.000 Tempat Pemungutan Suara (TPS) sampel.
Realisasi belanja Bansos per 29 Februari 2024 itu sebesar Rp22,5 Trilyun. Dialokasikan ke beberapa kementrian: Kemensos, Kemenag, Kemenkes, Kemendikbud dan BNPB. Rinciannya seperti berikut:
*keterangan MenKeu di DPR. Infographis dari https://t.co/e4iOMPWm3s
⛔️ BUKAN DEMOKRASI PESANAN ✋🏻
Sesuai dugaan, kami melihat reply2 negatif, suudzon, berasumsi gila & ga beradab kepada KP dan juga @ainunnajib > https://t.co/3jJHM47llg sebagai reaksi atas postingan kami tentang hasil penghitungan dan verifikasi data TPS
Kesehatan mental perlu dijaga layaknya kesehatan fisik. Salah satunya dengan membangun interaksi sosial yang positif. https://t.co/pF8gbOhwEv #Opini#AdadiKompas
Jika kesalahan sirekap dianggap sebagai kecurangan dan bukan transparansi, maka apa pendapat Rommy tentang penggelembungan suara PPP ini? Harusnya cuma dapat 35 suara meledak jadi 1.116 suara atau naik 3.189%!!
Romi menggunakan narasi kebencian kepada presiden Jokowi untuk menyerang PSI ketika dia sedang menjalankan operasi khusus meloloskan PPP dipemilu ini.
Sementara PSI sendiri masih berjuang cukup berat utk mendapat hasil 4% hingga saat ini dengan angka 3.12% saja tentu cukup jauh
Kalo mau ikutin cara berpikirnya Romahurmuziy PPP soal "kecurangan" suara, gue sampaikan juga "data sampling" 4 TPS di propinsi Banten bagaimana PPP melakukan mark up suara dari 0-2 suara di form C1 menjadi 20-70 suara di si Rekap.
Gak ada yang protes dari SJW pemilu2 kok 🤣