Perempuan juga bisa kontak fisik, mereka bukan pajangan yang membutuhkan perlindungan dan jadi pajangan aja, salut saya kepada massa aksi aliansi perempuan indonesia hari ini!
“titik terendah orang sekarang adalah kuliah” oh to think these people get to vote…..
makanya pemerintah seneng bikin mayoritas warganya tetep bodoh dan miskin, ya supaya gampang dikasih propaganda kayak gini so they can just stay ignorant. dan orang kaya akan bertambah kayaaaa
Lu bayangin deh, para Mahasiswa UI dan UGM yang sepinter dan semantep itu malah didiskreditkan dan diserang buzzer, terus dibenturin sama para mahasiswa plenger yang udah dikulitin para netyzen terbukti mahasiswa jadi jadian. Sehopeless dan sestress itu sumpah jadi WNI.
Adik temenku yg demo aja bilang. "Kalau negara ini baik2 aja kita mah mending ngelaprak di kafe sambil ngopi, Kak." Mereka tuh memperjuangkan apa yang menjadi hak banyak orang.
Per pukul 09.38 WIB Aliansi Perempuan Indonesia mulai berkumpul di titik awal aksi di Trotoar Seberang Lap. Skateboard Dukuh Atas, Jakarta untuk memulai aksi menuntut pemerintah agar segera menyelesaikan berbagai permasalahan yang dirasakan rakyat, utamanya terkait situasi ekonomi yang semakin sulit hari ini.
Bawa alat masakmu, pakai daster/pakaian warna pink-mu, perempuan bersatu, berseru bersama hari ini!🔥
📸Khoirunnisa NF/Konde.co
#AksiAliansiPerempuanIndonesia
Dengan beratnya beban akademik, mahasiswa ITB memang genetik mayoritasnya tipe study oriented sejak era pembekuan gerakan intra kampus NKK/BKK oleh rezim Soeharto. KM ITB saat ini pun lebih fokus pada ranah profesional. Jadi jika KM ITB sudah turun itu artinya sudah gawat.
UI, UGM sudah di black list oleh beberapa warga yang anaknya sudah pasti tidak akan lolos seleksi. Daftar black list kampus akan bertambah mengingat ITB hari ini juga turun ke jalan. Dalam dunia pergerakan, jika ITB sudah turun ke jalan, itu artinya kondisi negara memang tidak baik baik saja. Mereka terkenal cukup eklusive dalam berdemo. Hanya issue issue krusial saja yang membuat mereka memutuskan berhenti belajar sejenak dan turun ke jalan.
Ketua KM ITB Nahdah Nabillah HR menilai kondisi ekonomi nasional saat ini menunjukkan sejumlah persoalan mendasar yang berakar pada tata kelola pemerintahan. Dikutip dari IDN Time, Ada 4 tuntutan yang dikemas dalam demo yang bertajuk Menggugat Negara Kilat Rakyat Sekarat.
1. memperkuat tanggung jawab fiskal melalui tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan membuka ruang partisipasi publik secara substantif.
2.menghadirkan kebijakan strategis yang mendukung industrialisasi berbasis riset dan manufaktur agar Indonesia memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih besar.
3. melakukan evaluasi internal terhadap berbagai program pemerintah sekaligus memperbaiki sistem komunikasi publik agar kebijakan yang diambil dapat dipahami masyarakat.
4.memastikan setiap program strategis disusun berdasarkan kajian dan riset yang matang.
Sebab, menurut KM ITB, sejumlah program yang berjalan saat ini terkesan dilaksanakan secara terburu-buru dan belum sepenuhnya mengedepankan prinsip good governance.