@irisnborderland (2/2)
Karena menurutku kedua ceritanya sama2 so-so, bedanya kalau HDD lebih mature aja karakter dan romancenya yang ada trope forbidden love. Meanwhile HBB aku rada overwhelmed bacanya, mungkin karena baca pakai pov kakak besar yang lihat adiknya baru kenal cinta-cintaan. 😭
@irisnborderland@LiterasiFess Buat aku Harga Teman bisa 4.5 kalau aja endingnya gak diburu-buru. Terlalu lama di adegan tarik ulur Upi & Julian alias SLOWBURN PARAH WARGH (tapi sukak plot twist kecilnya).
Hot Dutch Daydream di aku ratingnya cuma lebih tinggi 0.5 dibanding Hot British Boyfriend. 😭 (1/2)
Saya makin gereget saat muncul kalimat:
“Pukul dua belas malam, pergantian sif. Sipir yang baru datang melemparkan sebungkus rokok lengkap dengan pemantik kepada Murad...”
SIPIR, KATANYA? Jelas-jelas posisi Ale masih di kantor polisi, kok bisa-bisanya dia memanggil POLISI dengan sebutan SIPIR?
Ditambah lagi, pada paragraf lain Ale mendeskripsikan tempat itu sebagai penjara (yang seharusnya merujuk ke rutan/lapas), dan bukannya bilik tahanan atau lokap di kantor polisi. Mungkin pembaca lain boleh abai soal fakta ini, tapi kondisi saya saat membacanya sudah seperti Bruce Banner yang siap berubah menjadi HULK!
cerpen, novel, itu ada rating sama sinopsisnya, serta banyak ulasan yang bisa dibaca di internet juga, gunanya biar kita bisa menimbang dan punya gambaran konten dalam ceritanya akan seperti apa, ya, kocak.
"...Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa..."
Seandainya ini yg diimani banyak orang Indonesia
Happy readinggg.
Btw, cerita “Di tubuh tarra, dalam rahim” & “Sebelum berangkat ke surga” bisa dibilang prequel dari buku beliau yang judulnya Puya Ke Puya. 😃
lagi baca 📖 kumcer yang latarnya dari Sulawesi Selatan.
rasa penasaranku naik karena buku ini. banyak banget yang bisa dibahas dari buku ini. mulai dari sejarah, kondisi sosial-budaya masyarakat Bugis & Toraja.
yesss, ini penting bgt
di pride month ini, teman-teman queer dan ally bisa baca tulisan gue dan Dr. Abby Gina Boang Manalu di Jurnal Perempuan tentang queer temporality dan pengalaman waktu di luar struktur yg cis-heteronormatif 🏳️⚧️🏳️🌈
https://t.co/4zASIjRhNs
Kata gue gausa si pride month yg suci ini bawa2 wowo & bunted, pls keep hold accountable kebijakannya, bukan meromantisasi asumsi tentang identitasnya. Lagian gue rasa gini2 kek langgengin budaya outing & spekulasi identitas org, yg selama ini justru sering rugiin queer sendiri.
Selamat merayakan queerness di negara yang takut pada cinta, happy Pride Month!
Antagonisasi kelompok kwir (queer) adalah taktik politik negara otoriter. Merayakan kebahagiaan para queer adalah bentuk perlawanan terhadap otoritarianisme!
https://t.co/iCvTnbgHxA
Selamat #BulanKebanggaan teman-teman!!!
Ini salah satu buku rekomendasi dariku utk merayakan bulan baik iniii😚
Ilustrasinya lucu-lucu tpi ceritanya bermakna sekali🥺🥺