Yang seharusnya tidak mahal ;
- BUAH,
- BUKU.
- DAGING
- SAYUR Fix
- Sekolah
- Faskes
- Minyak kelapa sawit
- Seafood
Yang harusnya naik:
- Gaji
- Pasar saham
- ekonomi negara
- Daya Beli masyarakat...
Guys, Raymond Chin baru curhat
tentang keresahan dia dengna pemeritah sekarang
Dan isi curhatnya menurut gue adalah paling berani yang pernah diucapkan oleh seorang content creator bisnis besar Indonesia tentang kondisi negara kita sekarang.
Judulnya: "Gw Muak Dengan Komunikasi Pemerintah Sekarang."
Dan dia bukan oposisi.
Bukan aktivis.
Bukan pengamat politik.
Dia adalah orang yang selama ini fokus ngajarin anak muda Indonesia soal bisnis dan AI.
Tapi ada satu titik di mana diam tidak lagi bisa dipertahankan.
Dan ini yang Raymond katakan langsung, tanpa filter:
"Harusnya dari jajaran pemerintah sadar bahwa praktik ini bukan lagi borderline menyesatkan.
Ini sudah manipulasi narasi. Cherry picking."
The Economist nulis Indonesia lagi di rute yang sangat berbahaya.
Dan respons pemerintah:
Majalah bego. Enggak sepintar gua.
Instansi pemerintah bilang ke reporter:
'Anda tidak mengerti ekonomi. Anda bodoh.
Belajar lagi.
Logikanya di mana?
Kalau tim Anda kuat jelaskan duluan.
Ternyata enggak kuat-kuat amat
Dan ini yang paling menohok dari seluruh videonya
Raymond menyebut dua kemungkinan yang sama-sama mengerikan.
Kemungkinan pertama yang terbaik:
Pemerintah tahu ada masalah besar.
Tapi sengaja komunikasi bahwa semua baik-baik saja untuk menenangkan warga.
Di balik layar mereka sedang kerja keras mencari solusi.
Kemungkinan kedua yang terburuk:
Pemerintah bilang tidak ada masalah dan mereka benar-benar percaya tidak ada masalah.
Tidak ada yang fokus memikirkan solusi karena mereka yakin tidak ada yang perlu diselesaikan.
"Itu menurut gua kebodohan paling fatal yang bisa dilakukan oleh instansi Republik Indonesia."
Dan dari semua pernyataan pejabat yang sudah kita lihat selama ini Purbaya bilang fundamental kuat, Perry mengganti definisi stabilitas, Prabowo bilang orang desa tidak pakai dolar pertanyaan Raymond sangat relevan:
Mereka pura-pura tidak tahu atau memang tidak tahu?
Dua-duanya berbahaya.
Tapi yang kedua jauh lebih mengerikan.
Dan ini soal narasi rupiah melemah yang katanya bagus:
Ada yang bilang:
rupiah melemah itu bagus karena ekspor kita jadi lebih kompetitif.
Devisa masuk lebih banyak.
Raymond langsung potong:
Justru ekspor kita melambat growth-nya dan impor naik.
Angka dari mana bilang pelemahan rupiah itu bagus?
70% bahan baku produk jadi sehari-hari di Indonesia adalah impor.
Artinya: rupiah melemah bahan baku impor makin mahal biaya produksi naik harga barang naik daya beli rakyat turun.
Dan narasi yang bilang rupiah melemah itu bagus adalah narasi yang hanya masuk akal kalau kita tidak melihat data ekspor yang sebenarnya.
Alias: cherry picking.
Dan ini yang paling menyakitkan dari seluruh situasi:
Raymond menunjukkan video Perdana Menteri Singapura yang sedang viral:
"I cannot promise that there will be no disruption.
We may not be able to protect every job.
But we will protect every worker."
Singapura yang katanya lebih otoriter dari Indonesia bisa lebih jujur dari kita.
Bisa bilang ada masalah.
Bisa bilang ada yang perlu diperbaiki.
Bisa bilang tidak semua akan aman.
Dan itu justru yang membangun kepercayaan.
Bukan karena Singapura sempurna.
Tapi karena pemimpinnya tidak berpura-pura sempurna.
Sementara Indonesia yang mengklaim dirinya demokratis justru merespons kritik media internasional dengan menghina kecerdasan reporternya.
Dan ini yang paling fundamental dari seluruh video Raymond:
"Kalau ekonomi melambat, kalau rakyat lagi susah ya udah so be it.
Memang lagi susah.
Tapi kalau itu ditambah dengan komunikasi yang ugal-ugalan, instansi yang merendahkan rakyat dan menyalahkan cara berpikir kritis di situ baru menurut gua negara ini sudah dung."
"Siapa yang mau tinggal di Indonesia?
Siapa yang mau berkarya di Indonesia?
Siapa yang mau masuk ke pemerintahan?
Ujung-ujungnya bukan yang pintar lagi tapi yang sekedar mau mengeruk dari sistem yang sudah rusak."
Ini bukan ancaman
Ini adalah pernyataan tentang bagaimana brain drain terjadi.
Orang-orang terbaik Indonesia pergi bukan karena tidak cinta negara tapi karena sistem yang tidak menghargai kejujuran dan pemikiran kritis tidak punya ruang untuk mereka.
Dan yang tersisa:
mereka yang mau masuk bukan untuk memperbaiki tapi untuk mengambil bagian dari yang sudah rusak.
Dan ini yang paling relevan dengan semua yang sudah kita bahas:
Mahfud MD:
Proses bubarnya negara berjalan di atas distrust lalu disobedience lalu disintegrasi.
Dr. Tirta:
Kebodohan struktural.
Tidak ada pemerintah otoriter yang ingin warga yang pintar.
Ahok:
Yang paling dikhawatirkan oknum pejabat jangan ada yang punya ide nolong rakyat.
Karena kalau ada ide ini rakyat akan tanya: kenapa dia bisa, lu enggak bisa?
Dan Raymond Chin 3,4 juta subscriber, fokus pada bisnis dan AI terpaksa bikin video tentang komunikasi pemerintah.
Bukan karena dia mau jadi oposisi.
Tapi karena ada titik di mana diam sudah menjadi bagian dari masalah.
"Ada satu titik tertentu di mana kata-kata yang harusnya menenangkan itu jadi manipulatif dan menyesatkan.
Itu tidak boleh.
Rupiah di Rp17.700.
IHSG di level terendah sejak COVID.
Investor kabur.
Ekspor melambat.
Impor naik.
Daya beli turun.
Dan respons resmi:
ekonomi sehat,
fundamental kuat,
orang desa tidak pakai dolar,
The Economist bego,
yang mengkritik tidak mengerti ekonomi.
Di satu sisi ada rakyat yang setiap hari membuka dompet dan merasakan semua angka itu.
Di sisi lain ada pejabat yang setiap hari membuka podium dan mengatakan semua baik-baik saja.
Jarak antara dua realita itu semakin hari semakin lebar.
Dan semakin lebar jarak itu semakin dalam lubang yang sedang digali.
Bukan karena masalahnya tidak bisa diselesaikan. Tapi karena yang seharusnya menyelesaikan masalah sibuk meyakinkan semua orang bahwa tidak ada masalah.
[#์ค๋์ENHYPEN]
๐ ALBUM OF THE YEAR
๐ ARTIST OF THE YEAR
๐ THE PLATINUM
ํญ์ ๊ฐ์ง ์๊ฐ์ ์ ๋ฌผํด์ฃผ๋ ์์ง! ์ ๋ง ๊ณ ๋ง์์๐ฅฐ ์ฌํด์ ๋จ์ ์ ๋ฐ๋ ์ง๊ธ์ฒ๋ผ ํ๋ณตํ๊ฒ ํจ๊ปํด์. ๋ ๋ฉ์ง ๋ชจ์ต ๋ง์ด ๋ณด์ฌ๋๋ฆด๊ฒ์! ์ฌ๋ํด์ ๐ซถ #260516 @ ASEA 2026
Halu sekarang bukan jadi y/n idol K-Pop, tapi rupiah menguat, embege bubar, pendidikan gratis, kesehatan lebih diperhatikan, ga banyak pungli, UMR 2 digit, bisa makan enak dan nyaman tanpa embel embel "in this economy" sedangkan ybs ulang tahun, dirayainnya ga kelar kelar๐ซช
1. dollar saat ini tembus Rp 17.600
2. โ pidato presiden prabowo: "orang di desa nggak pake dollarโ
anak kecil pun tahu didesa bayar pake rupiah bukan dollar, dampaknya itu loh keharga barang dan kebutuhan pokok jadi naik, seplenger inikah kita punya presiden