🗣️ John Herdmann tentang tambahan waktu yang berubah dari 2 menjadi 7 menit.
"Ketika mereka mengangkat papan (tambahan waktu) 2 menit, saya rasa setiap orang di stadion tahu bahwa itu sebuah kesalahan. Pasalnya telah terjadi beberapa kali pengecekan VAR.
Jadi ketika menanyakan kepada ofisial keempat, 'Apakah ini sebuah kesalahan?', dia menjawab, 'Ya.' Tetapi pada saat itu, lawan mencetak gol. Karena para pemain kebingungan. Mereka kehilangan fokus.
Dan saya pikir itu momen yang sangat sulit bagi kami, tetapi kemudian menyaksikan anak-anak ini meresponsnya, mereka sungguh luar biasa".
📝 Konferensi pers
Pada akhirnya, banyak yang memilih lebih pragmatis dulu agar tetap bisa bertahan.
Karena mungkin, untuk bisa benar-benar idealis, orang juga perlu cukup kenyang.
Kalau masih sibuk memikirkan bagaimana besok tetap hidup, kadang idealisme terpaksa menunggu giliran.
Kami sebagai awak media cukup paham bagaimana dinamika di balik aksi “lanjutkan MBG” yang belakangan muncul di Batam. Tidak sedikit yang melihat semuanya sudah disusun sedemikian rupa. Bahkan, jujur saja, ada rasa malas saat harus memberitakannya.
Di titik itu, idealisme sebagai jurnalis terasa sedikit tergores.
Tapi mau bagaimana lagi.
Ketika urusan dapur di redaksi sendiri belum benar-benar aman, idealisme sering kali harus bernegosiasi dengan realitas.
Pernah dengar kalimat ini?
“Jangan begitu sama orang tua. Nanti kalau mereka sudah nggak ada, kamu nyesel.”
Kalimat itu sering banget kita dengar.
Dianggap nasihat.
Dianggap bentuk bakti.
Dianggap standar moral paling tinggi.
Tapi coba kita putar sudut pandangnya.
“Jangan begitu sama anak. Nanti kalau kamu sudah tua, anakmu memilih menjauh.”
Tiba-tiba suasana berubah.
Orang mulai defensif.
Merasa diserang.
Merasa perannya sebagai orang tua digugat.
Ironisnya, hal itu tidak dibarengi dengan apresiasi yang layak, baik berupa ucapan terima kasih maupun tambahan gaji. Jadi, bukannya mereka malas bekerja, tapi mereka mulai menyadari bahwa kerja keras tanpa penghargaan itu tidak sehat.
Sebenarnya wajar kalau generasi Z terlihat seperti malas-malasan atau sering mengulur waktu saat bekerja. Setelah ngobrol dengan beberapa dari mereka, banyak yang merasa bahwa semakin rajin mereka bekerja, justru makin dipush oleh atasan dengan beban kerja yang bertambah.
Jangan berharap hasil kerja yang bagus dari orang yang multitasking, fokusnya terbagi.
Kalau ingin pekerjaan benar-benar maksimal, beri dia satu hal untuk dikerjakan dan biarkan fokus sepenuhnya.
Kalau satu orang ngerjain banyak hal, terus minta hasilnya bagus ya ga bisa.