Sebuah utas apresiasi berdasarkan lagu LUCY - 아지랑이 (Haze).
Untuk aku yang rapuh namun masih berusaha di bumantara. Walaupun di balik kabutnya, masih ada aku yang menahan diri.
Everyone can be angry, but i can't. Everyone can get sad, but i can't. Everyone can have emotions, while i have to stay silent like i'm a still object. Huhhh, i wonder why.
Putting all the blames to me for whatever wrongs i've committed EVEN the ones that aren't mine. Said that if someone's mad, and i can't keep my composure, then it's totally my fault.
Akun gua kena peringatan karena dikira encourage orang buat suisait perihal nulis judul cerita pake judul lagu conan gray yang udah dipublikasi dari 2024 wth 🧍
Akun gua kena peringatan karena dikira encourage orang buat suisait perihal nulis judul cerita pake judul lagu conan gray yang udah dipublikasi dari 2024 wth 🧍
Guys, ga akan capek aku bilangin ke kalian, apapun yang terjadi dalam kasus kekerasan seksual, tolong percayai korbannya dulu. Just because a victim is not perfect does not make them less. Ignorance is bliss before it happens to you.
tiap kali denger wacana "kurikulum pencegahan LGBT" buat anak SD, gua selalu kepikiran film Monster (2023) karya Koreeda
banyak org selesai nonton film itu terus nanya "emang monster-nya siapa?"
and that's the point, monster-nya bukan Minato, bukan juga Yori. mereka cuma dua anak kecil yang bahkan belum sepenuhnya ngerti apa yang mereka rasain
buat gua, monster-nya adalah masyarakat yang bikin anak-anak ini percaya kalo ada sesuatu yang salah dalam diri mereka, sampe mereka harus tumbuh dengan rasa takut, rasa malu, bahkan nganggep diri mereka "berotak babi" cuma karena ngerasa beda
anak queer itu exist, and will always be.
mereka bukan jadi queer karena diajarin di sekolah, nonton film, atau ketemu orang LGBT. tapi kalo dari kecil mereka terus diajarin LGBT adalah sesuatu yang harus "dicegah", then once they fully understand themselves, hal pertama yang ikut tumbuh bukan penerimaan diri, melainkan rasa takut, rasa malu, dan keyakinan bahwa mereka adalah barang rusak
kalau dari kecil negara mulai menanamkan bahwa keberadaan mereka adalah sesuatu yang harus "dicegah", yang lahir bukan generasi yang "straight", yang lahir justru anak anak yang ngabisin masa kecilnya dengan "kenapa gua salah?"
that's the real tragedy, dan menurut gua, itulah monster yang sebenarnya, I hope no other Minato or Yori ever has to grow up believing they're the monster
Pelecehan, kekerasan seksual, itu semua bukan sekedar kesalahan belaka guys. Itu serius. Dilakukan oleh pelaku secara sadar. Mau ratusan tahun berlalupun, namanya tetap pelecehan. Kamu dongo kalau masih dukung pelaku dan anggap itu semua kesalahan masa lalu.