Contoh arsitektur yg accessible utk semua org. Konsep jalur landainya dibuat berkelok2 kayak jalan di pegunungan, biar ga curam dan aman buat kursi roda atau stroller. Beda bgt sm di Indo yg biasanya bikin jalur miring lurus di samping tangga tp curam bgt.
Bingung kenapa hal baik yg didorong Kirana ini masih banyak yg kontra.
Kalau memang belum bisa berempati dengan kondisi teman2 disabilitas, coba googling “curb-cut effect” deh. Feature yg awalnya didesain untuk membantu disabilitas itu bermanfaat juga lho untuk kita.
Contoh: ramp kan sekarang yg memanfaatkan bukan hanya pengguna kursi roda, tapi juga untuk dorong stroller bayi, atau sekedar memudahkan bawa koper.
Pernah ikut kuliah tamu tentang inclusive design, dan yang nempel banget di kepalaku adalah pernyataan "Ketika kita mendesain untuk orang-orang yang ada di spektrum ujung, maka orang-orang yang ada di antaranya juga ikut merasakan manfaatnya."
merah: berhenti
artinya ada sesuatu dari prabowo yang akan berhenti (misal kepemimpinannya)
sedikit warna biru: kesejukan
setelah sesuatu itu berhenti, akan ada kesejukan bagi seluruh rakyat indonesia
cards never lie
Fun fact: kita semua yang matanya minus atau plus dan butuh kacamata itu termasuk disabilitas loh. Bedanya kacamata itu bentuk akomodasi yang terjangkau.
Coba bayangin hidup di dunia di mana kacamata gak aksesibel, nah itu realita Teman Daksa, Teman Netra, Teman Tuli, dsb.