A thread to articles that might help me in the future:
CUDRT: Benchmarking the Detection of Human vs. Large Language Models Generated Texts - https://t.co/IoJl77bRE2 #ScholarAlerts
The kindest thing literature does is remind you that your peculiar little feelings have always existed. Someone, in some century, was equally confused by love, bored by society, tired of performing, and hungry for meaning.
Eu percebi que ninguém, nem mesmo minha mãe ou amigos mais próximos, sabe como eu sou de verdade dentro da minha cabeça, e a única pessoa que realmente sabe quem eu sou sou eu
“Suka F1 karena ganteng yah???”
GANTENGLAHH!!! Bentukannya aja begini, siapa yang gak bakalan kepincut gue tanya hah?? KONSONAN LANGIT JUGA SETUJU BUAT DI SUKAIN CIPTAAN TUHAN INI!!
i think pada dasarnya semua jurusan itu berguna, but maybe the real issue is that our country doesn’t invest equally in developing opportunities for every field of knowledge. some are nurtured, funded, and prioritized, while others are left fighting for survival. sedih sih
Uncomfortable truth: rate influencer bisa segini tinggi ya karena kita juga. Demandnya ada kok. Kita yang emang sukanya ngundang influencer. Kita yang emang lebih suka dateng ke acara yg pembicaranya influencer. Kita yg sukanya nontonin influencer sampe videonya jutaan views
Kata aku banyak muslim di Indonesia yg masih perlu belajar memanusiakan manusia, menghargai perbadaan, belajar duduk di 1 forum dgn banyak org dg berbagai perbedaan. KELUAR DARI BUBBLE. Belajar agama & be a good servant of Allah tp belajar respectful towards other people too pls
Inilah kenapa notes gwa isinya ada kali 527 ide penelitian, tapi yang berhasil beneran jadi penelitian ya paling satu atau dua aja dalam SETAHUN.
(((Maaf kerjaan dosen banyak 😭)))
Strategi Rifaldy Prihantini cs:
Diliat dari track recordnya, mereka klo submit judul tuh total tim mereka bisa 5 judul, 7 judul, atau kalo ga salah yang Denmark kemarin ampe 20 judul gak sih??
Buat apa? MEMPERBESAR PELUANG KETERIMA atay lolos travel grant. Misal undian, klo cuman 1 kan peluangnya lebih kecil dibanding masukin 2 atau 5, apalagi 20.
Pertanyaannya: Risetnya kapan? Sumber data dapat dari mana?
Peneliti umumnya kalo dia ngerjain sendiri/penulis pertama, setahun paling 2-3 kali conference. Kecuali klo profesor, punya mahasiswa banyak, ya mahasisnwanya yang kerjain dibawah bimbingannya. Itu juga profesornya nama terakhir. Itupun ga sesering mereka loh Prof pergi conference.😭
Klo ini kan mereka aja muter2 first authornya gada mahasiswa. Banyak yang sebagai nama pertama dalam 1 conference bisa 3 judul. Belum conference mereka keknya sebulan bisa sekali or dua kali.
Ajarin lah pake jurus apa? Mana tau kan bisa junjitsu.
Ini method gw untuk stay sane being adult so far:
1. It is what it is nrimo ing pandum acceptance phase Gusti Allah mboten sare dewe wani iso rak iso kudu iso