@juststillearn@yappingfess Konteksnya sex diluar nikah, kalau udah nikah terus pasangan itu-itu aja mah aman dari penyakit, dan pasti hamil pun gapapa.
#MyRoyalNemesis
jadi logikanya begini seandainya di drama bisa dijelaskan lebih panjang ya. 11 poin berikut ini aku rangkum berdasarkan sejarah asli antara raja sukjong, ratu inhyun, pangeran lee hang, dan selir jang okjung, ππ
(catatan: walaupun nggak mirip 100%, kurang lebih demikian analoginya: raja sukjong = anjong, ratu inhyun = ratu onjeong, pangeran lee hang = pangeran lee hyun, selir jang = selir kang)
1. masalah di seputar raja anjong, pangeran lee hyun, selir kang dansim, dan ratu onjeong ini pasti PASTI bukan sekedar masalah ego pribadi raja. tapi masalah politik faksional, yang di joseon disebut dengan istilah politik bungdang.
2. selir kang pasti punya pendukung sendiri, dan ini yang membuat dia bisa naik terus ke posisi selir (mirip selir jang). tidak sesimpel labelnya sebagai orang yang "survive sendirian di istana".
3. kedekatan selir kang dan pangeran lee hyun pasti dan seharusnya memiliki nilai politik, berhubung lee hyun adalah saingan lee jae (raja anjong) dalam hal takhta. ini mirip kedekatan pangeran lee hang dengan selir jang, walaupun mereka bukan pasangan romantis dan lee hang bukan saingan raja sukjong.
4. ratu onjeong juga punya pendukung sendiri sehingga bisa terpilih dalam seleksi calon ratu, sampai akhirnya betul-betul menjadi ratu.
5. raja anjong tahu kalau selir jang dan ratu punya pendukung politik (faksi) sendiri-sendiri, padahal yang diinginkan raja adalah legitimasi kekuasaannya sendiri secara lebih kuat. jadi bagi raja, ini bermasalah.
poin 2,3, dan 5 ini paralelnya sama dengan persaingan chail, biojei, mochang di dunia modern.
6. jadi yang dilakukan raja sukjong adalah kadang dia memihak selir jang, kadang ratu. raja membuat dua orang ini berpikir mereka punya posisi penting di sisi raja, padahal dia mau membenturkan dua faksi yang bertentangan ini.
7. tidak diceritakan tapi mungkin sebelum selir kang dihakimi, ratu onjeong jatuh sakit (kronis atau bahkan sampai meninggal) seperti ratu inhyun.
8. selir kang yang diketahui dekat dengan shaman dituduh menjadi pelaku sihir. ini adalah taktik raja supaya pengaruh selir dan para pendukungnya melelmah.
9. pengasingan dan eksekusi lee hyun juga taktik raja lee hyun dan selir kang secara politik (sama dengan nasib pangeran lee hang), selain menyingkirkan saingan untuk takhta.
10. dua faksi politik yang selama ini berselisih makin terlibat, dan faksinya selir kang dibabat habis oleh raja. faksi ratu onjeong bertahan tapi akhirnya pecah juga.
11. kekuasaan raja anjong menguat dan dia bisa mengeluarkan aturan-aturan yang menurutnya penting (di sejarah aslinya, ini aturan reformasi pajak dsb).
Jadi makin angst ini si Taehee π
Katanya kalo Taehee nih dulu ratu, itu alasan kenapa lukisan Danshim masih disimpen dan bisa jadi bagian dari sejarah.
Taehee kan di modern Korea aslinya baik, cuma abis aja pengen suami Segye karena dia ga mau kayak orang tuanya.
Berarti di Joseon dia juga aslinya baik. Dia ngeh kalo suaminya jahat karena jadiin Danshim alat buat nyingkirin Lee Hyun. Setelah berhasil, Danshimnya dibuang. At least dengan nyimpen lukisan Danshim, dia ada kenangan gitu.
Makanya scene Taehee di museum ini sebenernya krusial, tapi gara2 banyak part yang dicut (masa kecil dia juga) akhirnya ga kejawab. Aarghhh. Mau banget cerita yang di Joseon diexplore lagi π
THREAD
Theory Storyboard: Fate of Shin Seori - Cha Segye, Kang Danshim, and Lee Hyeon
Do you guys think the same, or do you have other theories? π₯²π₯Ί
My Royal nemesis Last Episode
#Myroyalnemesis#Heonamjun#Limjiyeon
pls siapapun kalian berhak punya orientasi seksual apapun, pergunakan hak asas kalian, tapi tolong.. tolonggg jangan memaksakan orang-orang untuk mendukung dan menerima LGBT, itu semua pilihan. kalian berhak memilih, dan kami juga berhak untuk menolak untuk menerima. ππ»
@yappingfess Lu tau dari mana istrinya gak hargain tuh laki? Dari cocot laki tersebut? Heh neng, laki tuh doyan bohong istri baik aja dia ngaku single, tobat deh.