"lagi-lagi menurut kita, adanya korupsi dan ditangkap, dan sebagainya, itu bukan bukti keberhasilan bang, itu adalah bukti bahwa sistem yang dibentuk masih gagal untuk menghindarkan kita dari kerugian korupsi"
β’ fatimah azzahra, wakil bem ui, fk
*jpf ada kah yg rencana mau nonton spyair di afaid nanti?
sender as fans gintama & haikyuu mau banget nonton buat nostalgia, tapii sedihnya IKE udah..π
@tanyakanrl Analoginya gini, lu milih pasangan hidup buat dinikahi. Kita ga tau ke depannya gimana, tp lu udah liat calon lu kdrt, suka bohong, tukang judi, juga redflag2 lainnya yg keliatan depan mata, dan lu masih pilih dia buat dinikahin? Tolol kata gw sih
βkami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharapβ
βucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
@KapudS640 Duit dicari bukan cuma buat sandang, pangan, dan papan, tp juga pendidikan buat 3 anak lu, biar bisa nulis kalimat dg benar. Lu naruh penempatan tanda baca aja salah, at least jangan sampai anak2 lu juga begitu. Kasih pendidikan yg layak supaya ga jadi sampah masyarakat
@empty__core Dalam islam jga anak yg ortu nya cerai/meninggal itu masih tanggung jawab keluarga bapak nya, tapiii jujur aja saya lebih sering denger ayat soal laki2 boleh punya istri 4 ketimbang nafkah anak yg ditinggal ortu nya ππππΌππΌ
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
"Yang bukan tentara buka jalan!"
Sontak pr mahasiswa membuka jalan saat ambulance melintas.
Setelah gagal meminta aparat membuka barikade.
Rasanya fair enough klo mereka teriak
Pembunuh!
Pembunuh!
Pembunuh!
Bahkan mereka tidak peduli ambulance.
Hanya berpikir mempertahankan barikade π€
Cuma mau ngomong, terimakasih kepada Rosianna Silalahi, Dirut Kompas TV yang mau MENYIARKAN LIVE aksi mahasiswa di Jakarta hari ini.
Butuh keberanian besar untuk melakukan keputusan sebesar itu ditengah REPRESIFNYA rezim totalitarian hari ini.
We love you kak Rosi, we love Kompas TV.
Jika dibandingkan waktu demo tahun lalu. Kita semua bisa cek CCTV, sampe ada ojol dilindes kendaraan taktikal pun langsung keliatan dari CCTV. Semua media berlomba2 menayangkan Breaking News Live.
Tahun sekarang? Cuma Kompas TV yang berani menayangkan aksi demo. Sedangkan media lain bungkam, udah dibeli oleh rezim. CCTV pun dimatiin.
Para pendemo dihalangi dan gak sampe ke titik orasi. Rakyat dibungkam bahkan sebelum sempat bicara. Ini bener2 ngeri sih.
Gimana? Udah berasa hawa orbanya?
Jujur ya mahasiswa dan masyarakat sekarang lebih pinter loh, ga lagi berkoar koar di depan gedung politikus yang sudah di setting untuk kosong, tapi memanfaatkan spotlight jalanan ibukota, banyak banget gedung gedung tinggi yang dimana para manusia, orang orang penting, pengusaha pengusaha, bisa melihat langsung kejadian tersebut dari balik jendela, media juga lebih banyak yang datang dan menyoroti, keren ππ»ππ₯
Perwakilan ibu-ibu memprotes pemblokadean laju mahasiswa yang hendak berdemonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
"Saya di sini bukan mewakili mahasiswa, saya di sini sebagai ibu mereka. Saya akan menjaga mereka," ujar perempuan tersebut di hadapan polisi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, Bundaran HI merupakan wilayah kegiatan ekonomi masyarakat dan salah satu jantung lalu lintas DKI Jakarta.
"Sehingga apabila terjadi kepadatan arus, ini akan memberikan dampak yang luar biasa sampai dengan arteri," ucapnya.
π₯: https://t.co/eIWV4sXUbF Al Muhtada
~R #Demo #Peristiwa #Cut