Setiap waktu memiliki masanya, dan setiap masa memiliki waktunya. Tidak ada yang benar-benar datang terlalu cepat atau terlambat, karena segala sesuatu berjalan menurut takdir, keadaan, dan pelajaran yang harus dilalui.
JUST IN: 🇷🇺🇺🇸 Russian official says US military is creating a "network" of biological laboratories around the world.
"Biological security continues to require special attention from the BRICS countries."
Beberapa rekor yang dipecahkan Lionel Messi hari ini:
- Gol terbanyak di putaran final Piala Dunia FIFA: 18 gol
- Penampilan terbanyak di Piala Dunia FIFA: 28 pertandingan
- Kemenangan terbanyak oleh seorang pemain di Piala Dunia FIFA: 18 kemenangan
- Menit bermain terbanyak di Piala Dunia FIFA: 2.489 menit
Kita sedang menyaksikan sejarah tercipta.
14 Poin MoU AS–Iran
1. Penghentian operasi militer.
AS dan Iran, beserta sekutu masing-masing yang terlibat dalam konflik saat ini, menyatakan penghentian segera dan permanen seluruh operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon. Kedua pihak juga berkomitmen untuk tidak memulai perang atau operasi militer terhadap satu sama lain, serta menahan diri dari ancaman maupun penggunaan kekuatan.
2. Penghormatan kedaulatan.
AS dan Iran sepakat untuk saling menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah masing-masing, serta tidak mencampuri urusan dalam negeri satu sama lain.
3. Kesepakatan akhir dalam 60 hari.
Kedua pihak berkomitmen untuk mencapai kesepakatan akhir dalam waktu maksimal 60 hari. Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang apabila disepakati bersama.
4. Pengakhiran blokade laut terhadap Iran.
AS akan segera memulai pencabutan blokade laut dan penghapusan segala gangguan atau hambatan terhadap Iran. Blokade laut tersebut ditargetkan berakhir sepenuhnya dalam waktu 30 hari.
5. Pemulihan lalu lintas maritim.
Selama proses pencabutan blokade, lalu lintas maritim akan dipulihkan secara bertahap dan proporsional dengan tingkat lalu lintas sebelum perang yang dipulihkan oleh Iran.
6. Penarikan kekuatan militer AS.
AS berkomitmen untuk menarik kekuatan militernya dari wilayah sekitar Iran dalam waktu 30 hari setelah kesepakatan akhir dicapai.
7. Jalur aman kapal komersial.
Iran akan mengatur jalur lintas aman bagi kapal-kapal komersial dari Teluk Persia menuju Laut Oman dan sebaliknya, tanpa biaya selama 60 hari.
8. Pembukaan kembali pelayaran dalam 30 hari.
Lalu lintas kapal komersial akan dimulai kembali dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk menghilangkan hambatan teknis dan militer, termasuk pembersihan ranjau, dalam waktu 30 hari.
9. Pengelolaan Selat Hormuz.
Iran akan melakukan dialog dengan Oman untuk membahas pengelolaan dan layanan maritim Selat Hormuz ke depan, dengan melibatkan negara-negara pesisir Teluk Persia lainnya, sesuai hukum internasional dan hak berdaulat negara-negara pantai.
10. Paket rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Iran.
AS, bersama mitra-mitra regionalnya, akan menyusun rencana definitif yang disepakati bersama dengan nilai paling sedikit USD 300 miliar untuk rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Iran sebagai bagian dari kesepakatan akhir. Seluruh lisensi, waiver, dan izin yang diperlukan akan diberikan.
11. Pencabutan sanksi terhadap Iran.
AS akan mengakhiri seluruh bentuk sanksi terhadap Republik Islam Iran, termasuk sanksi unilateral AS, baik primer maupun sekunder, sesuai jadwal yang disepakati dalam kesepakatan akhir. Untuk sanksi terkait DK PBB dan IAEA, pelaksanaannya memerlukan proses melalui mekanisme lembaga masing-masing.
12. Komitmen nuklir Iran.
Iran menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak akan memperoleh atau mengembangkan senjata nuklir. AS dan Iran juga sepakat untuk menyelesaikan pengaturan atas stok material nuklir yang telah diperkaya melalui mekanisme yang disepakati bersama, setidaknya melalui penurunan tingkat pengayaan di lokasi Iran di bawah pengawasan IAEA.
13. Status quo selama negosiasi.
Sambil menunggu kesepakatan akhir, Iran akan mempertahankan status quo program nuklirnya. Pada saat yang sama, AS tidak akan memberlakukan sanksi baru dan tidak akan menempatkan tambahan pasukan di kawasan.
14. Waiver minyak, dana beku, monitoring, dan pengesahan DK PBB.
Segera setelah MoU ditandatangani, AS akan menerbitkan waiver bagi ekspor minyak mentah Iran, produk minyak bumi, produk turunannya, serta layanan terkait, termasuk perbankan, asuransi, dan transportasi. AS juga akan membuat dana Iran yang dibekukan atau dibatasi menjadi tersedia sesuai prosedur yang disepakati. Pelaksanaan MoU dan kesepakatan akhir akan diawasi melalui mekanisme pemantauan, sedangkan kesepakatan akhir direncanakan disahkan melalui Resolusi DK PBB.