Klitoris satu2nya organ tubuh manusia yang berfungsi berikan kenikmatan seksual.
Tapi sejak ribuan tahun lalu, patriarki berusaha mengendalikannya karena takut perempuan memiliki otonomi atas tubuh & seksualitasnya.
Masyarakat kuno (laki2, juga sampai sekarang) takut kalau perempuan bisa merasakan kenikmatan seksual yang kuat, maka akan "sulit dikendalikan”, “nakal”, atau “tidak setia”. Maka perlu praktek mengurangi dorongan seksual perempuan itu agar dianggap “setia” & “patuh”.
Praktek itu disebut sunat perempuan. Mengiris organ kenikmatan perempuan sejak anak2 dengan pembenaran mitos, norma sosial, & interpretasi ajaran agama. Praktek ini masih terjadi di Indonesia, Afrika, Asia Selatan, Timur Tengah.
Melihat video bagaimana menstruasi terjadi ini harusnya bisa membuat kita lebih menghargai perempuan.
Menstruasi bukan “cuma keluar darah”.
Bagi jutaan perempuan di dunia, termasuk di Indonesia, setiap bulan adalah perjuangan dengan berbagai keluhan seperti kram perut, punggung pegal, kepala pusing, payudara nyeri, hingga mood berantakan karena hormon. Bahkan pada perempuan dengan endometriosis, mioma, atau PCOS, nyeri dan perdarahan menstruasinya bisa lebih berat.
Untuk para perempuan, kalian hebat banget!
Kalian tetap bangun pagi, tetap kerja, tetap tersenyum, tetap mengurus keluarga, meski di dalam tubuh sedang “perang”.
Terima kasih karena telah kuat.
Guys gw mau jujur soal sesuatu.
Prabowo bilang dia bangun jam 2 atau jam 3 pagi buat pantau YouTube dan update berita global.
Dan gw mau bilang sesuatu yang mungkin tidak enak didengar.
Gw juga bisa bangun jam 3 pagi dan buka YouTube.
Bukan hal yang istimewa. Siapapun bisa melakukan itu.
Yang istimewa adalah setelah lu baca semua berita itu apa yang lu lakukan?
Karena kalau jawabannya cuma 'saya pantau' — itu bukan kelebihan seorang presiden. Itu kebiasaan orang yang insomnia.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi harga bahan pokok masih mencekik rakyatnya sama saja dengan tidak bangun.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi aktivis yang disiram air keras oleh intelijen militernya sendiri belum ada yang diadili sama saja dengan tidak bangun.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi 700 triliun investasi mangkrak karena izin tidak selesai-selesai sama saja dengan tidak bangun.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi kelas menengah terus menyusut sama saja dengan tidak bangun.
Satu setengah tahun menjabat. Dan yang bisa diklaim dengan data konkret masih terlalu sedikit dibanding besarnya masalah yang ada.
Gw tidak bilang tidak ada yang dikerjakan. Ada jembatan yang dibangun. Ada pupuk yang disederhanakan regulasinya. Ada efisiensi Rp308 triliun yang diklaim.
Tapi rakyat tidak butuh presiden yang impressive di depan kamera forum diskusi.
Rakyat butuh presiden yang kebijakannya terasa sebelum gajian habis di tengah bulan.
Bangun jam 3 pagi itu mudah.
Yang susah adalah memastikan bahwa semua yang lu baca jam 3 pagi itu berujung pada keputusan yang mengubah sesuatu di kehidupan nyata orang-orang yang bangun jam 4 pagi bukan untuk pantau YouTube tapi karena harus kerja shift pagi dengan upah minimum yang tidak cukup untuk bayar kontrakan.
Kalau pantau doang gw juga bisa Pak.
Alih-alih bandeng presto, kakap fillet, dada ayam, daging sapi matang yang dikemas vacum terstandardisasi supaya daya tahan panganannya lebih awet, penerima manfaat embege malah disodorin donat Jco dengan topping full gula begini.
Tau kenapa alasannya?
Karena embege dibikin tidak hanya menyasar pada masyarakat miskin, tapi dipaksakan pada semua kelas masyarakat. Hal ini jelas bikin anggaran jauh lebih bengkak, boncos, budget perporsi menjadi minim, seminim-minimnya, ahli gizi sulit untuk melakukan improvisasi menu bernutrisi, dan yayasan pemilik kubangan lumpur (SPPG) menjadi lebih semena-mena, sakkarepe dewe.
Atas dasar itu juga mereka memanfaatkan celah pengalaman hidup miskin anak-anak sekolah yang ortunya tak pernah membelikan mereka jajanan-jajanan mahal, sekalipun jajanan itu tidak sesuai standar nilai gizi. Ini jahat banget sih sebetulnya. Karena ini program super prioritas, mereka merasa mendapat impunitas dari negara.
Kedengarannya sederhana, ya? Tapi hal sesederhana ini bakal ditolak mentah-mentah sama naluri buzzer embege. Mau heran, tapi ya namanya juga buzzer. 🤷🏻♀️
@legowoness Persis bgt kayak hidup yang kayak rollercoaster ini kak, Cheese Cream. Dalam 1 gigitan banyak bgt yang dirasain. Sama kayak masalah dan solusi gaksii wkwk manis pait asem gurih jadii satuu🤏🏻🥹
Makanya traktir aku yang cheesecream plis buat survive ditengah negara kacau inii 🤭
Pesan kami terhadap user thread adeyahelinia:
KALAU MERASA TIDAK SANGGUP, STOP KERJA UNTUK EMBEGE!
Di satu sisi, sang Ibu merasa tak berterima buah hatinya diempanin panganan yang JAUH DARI KATA LAYAK.
Sedangkan di sisi lain, Anda mengeluh kalau anggaran per porsi terlalu sedikit (Rp8000,-), hasil rancangan menu diatur oleh mitra karena harganya di-mark up bla bla bla, maka jalan tengah yang paling bijaksana, ya BERHENTI BEKERJA DI KUBANGAN LUMPUR (SPPG) SEKARANG JUGA!
Masyarakat yang merasa panganannya tak layak untuk dikonsumsi kan memang punya hak untuk menjadikan SPPG sebagai samsak. No excuse. Kalian digaji besar, melebihi gapok dosen, ya karena biar kalian siap untuk jadi samsak. Kalau ngga begitu nanti kalian, BGN, kemenko pangan, presiden dan jajarannya wegah melakukan evaluasi.
Tekan kene paham rak??! 🫵🏻🙂