Dari rezim ini kita belajar:
1. Judol bisa dibasmi: buktinya Mandiri bisa blok rekening pendemo Pati atas perintah aparat
2. Bangunan sekolah bisa distandardisasi, sekolah rusak bisa segera renov: buktinya bangunan Kopdes bisa berdiri sampe pelosok negeri
3. Gaji nakes, guru, dan dosen bisa lebih sejahtera: buktinya ribuan karyawan SPPG bergaji di atas mereka
4. Jumlah kriminal di Indonesia bisa berkurang signifikan, kasus kriminal lebih cepet kelar: buktinya jumlah aparat saat demo sebanyak itu
Kita jadi tau kalo kita bisa, cuma mereka aja yang nggak mau😊
Kesimpulannya: kebobrokan memang sengaja dipelihara buat meraup suara di pemilu😊
Ketimpangan hukum di negeri ini melukiskan duka yang teramat perih bagi rakyat kecil, menegaskan betapa tajamnya ketidakadilan menghujam mereka yang tak berdaya. Di saat publik menyaksikan keistimewaan yang menggores rasa keadilan ketika seorang pejabat tinggi seperti mantan Jampidsus Febrie Adriansyah melenggang tanpa rompi tahanan maupun borgol meski terjerat kasus dugaan korupsi dan TPPU bernilai fantastis. Hukum seolah tampil penuh kesantunan dan kelembutan.
Kalo ada konten demo lewat diberanda kalian langsung like dan posting ulang!
Jika itupun kalo Kalian peduli dengan kecemasan negara saat ini, dengan melakukan itu secara tidak langsung kita membantu perjuangan temen" yg disana melalui sosial media, karena media terbungkam!
Peringatan darurat 🚨🚨🚨🚨
Jabat menteri dan staf khusus tapi masih aja jadi komisaris. SERAKAHH WOYY SERAKAH ANJJ!!!!
Double gaji, double tunjangan dan double fasilitas
Tapi pemerintah bilang nya = Efisiensi FAKKKK!!
Kalau nanti tarif listrik sampai naik, jangan cuma marah ke PLN. Salah satu yang harus ikut disalahkan adalah MBG.
Kok bisa?
Mari saya jelaskan.
Masalah listrik hari ini salah satunya berawal dari pasokan batu bara ke PLN yang tidak lancar. Padahal batu bara itu bahan bakar utama banyak pembangkit listrik kita.
Kenapa bisa terjadi?
Karena ada yang namanya DMO (Domestic Market Obligation)
Sederhananya, perusahaan batu bara diwajibkan menjual sebagian produksinya untuk kebutuhan dalam negeri, termasuk ke PLN.
Masalahnya, harga batu bara untuk PLN dipatok lebih rendah dibanding harga pasar ekspor.
Jadi secara bisnis, pengusaha batu bara lebih "tergoda" menjual ke luar negeri karena marginnya lebih besar.
Kalau pemerintah mau bikin pasokan PLN aman, harga batu bara DMO harus dibuat lebih kompetitif.
Tapi konsekuensinya biaya produksi listrik PLN naik.
Nah, dari sini pilihannya cuma dua:
tarif listrik dinaikkan, atau subsidi/kompensasi listrik ditambah.
Saat ini, subsidi listrik sekitar Rp90–100 triliun per tahun.
Jika ditambah kompensasi untuk menahan tarif, beban listrik di APBN bisa tembus Rp245,58 triliun.
Masalahnya, ruang fiskal negara sudah keburu disedot program jumbo seperti MBG.
Jadi ketika subsidi listrik butuh tambahan, pemerintah akan bilang APBN terbatas.
Ujung-ujungnya?
rakyat lagi yang diminta untuk mengerti:
bayar listrik lebih mahal,
atau terima pemadaman bergilir.
Dan semua ini tidak akan terjadi kalau ratusan triliun APBN tidak dikunci untuk MBG.
Guys, udah pada tau bekum nih?
Baru-baru ini Ketua Komisi XI DPR bilang pemerintah harus lebih agresif ngejar penerimaan pajak supaya kemampuan bayar utang negara tetap terjaga.
sekali lagi dewan perwakilan rakyat
menyuruh pemerintah agar lebih tegas
dan berani dalam mempajaki rakyat
Soalnya utang pemerintah terus naik dan sekarang nilainya sudah tembus ribuan triliun rupiah.
Yang bikin banyak orang bertanya-tanya, kenapa solusi yang sering dibahas selalu nambah penerimaan pajak?
Padahal di sisi lain masyarakat sudah menghadapi banyak tekanan ekonomi, mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, biaya kesehatan, sampai daya beli yang belum sepenuhnya pulih.
mereka ini perwakilan rakyat bukan sih?
IHSG... hari ini kamu benar-benar menghancurkan aku.
Dari pagi sampai malam, aku sudah berjuang bertahun-tahun di pasar ini. Menyisihkan gaji, menganalisa chart sampai larut malam, memegang saham-saham kesayangan dengan harapan yang begitu besar. BBCA, BBRI, dan semua emiten yang aku percaya... semuanya ikut terpuruk bersamamu.
Setiap candle merah yang muncul seperti pisau yang menusuk pelan-pelan ke dompet dan hati ini.
Aku sudah menangis diam-diam melihat portofolio yang dulu bangga, kini menyusut tanpa ampun. Semua rencana pensiun enam tahun lagi, mimpi financial freedom, liburan keluarga, semuanya hancur berantakan hari ini.
Aku capek. Capek berharap, capek DCA di saat yang salah, capek melihat green yang cuma sesaat sebelum merah kembali mendominasi.
Maka hari ini, dengan berat hati, aku menyerah. Aku pamit dari market. Layar trading akan kumatikan, aplikasi broker ku-uninstall, dan akun trading ku biarkan tidur selamanya.
Terima kasih atas semua pelajaran mahal yang kamu berikan — tentang keserakahan, kesabaran yang sia-sia, dan betapa rapuhnya mimpi yang dibangun di atas angka di layar.
Selamat tinggal IHSG. Selamat tinggal saham-sahamku. Aku pulang dengan hati yang hancur, tapi mungkin ini yang terbaik. Semoga suatu saat nanti, kalau aku sudah sembuh, aku bisa melihatmu lagi... tapi untuk sekarang, aku benar-benar menyerah."
HIDUP MBG !!!
Valid ini permainan provokasi. Terlalu kebaca.
1. KPI rilis surat larangan aksi demo disiarkan di TV.
2. Tiba-tiba TV nyiarin cuma soal halte dibakar.
3. Pendemo asli ngga punya urgensi ngebakar halte. Buat apa?
4. Api sebesar & semerata itu arson. Butuh alat dan akselerator.