Prabowo menyebut para pakar yang mengkritiknya dengan istilah “goblok” pada 18 September 2026. Pernyataan itu kembali menunjukkan sikap penguasa terhadap kritik dan pengetahuan dari para ahli.
Sembilan bulan sebelumnya, dalam diskusi dan pemutaran film "Tak Ada Makan Siang Gratis" pada Desember 2025, Prof. Amalinda Savirani, Guru Besar FISIPOL UGM, menyinggung sikap rezim yang menganggap warganya bodoh, padahal banyak ahli gizi dan ahli pangan lokal yang bisa diajak berdiskusi. “Warganya dianggap bodoh, padahal dia sendiri yang bodoh,” ujarnya.
#Watchdoc #MBG
Bu Annette pernah jadi guru. Aku pernah ketemu dlm sebuah forum komunitas di Jakarta.
Sbg guru, dia pernah merasakan betapa capeknya menyusun perangkat pembelajaran, menghadapi dinamika kelas, bergelut dgn ribetnya administrasi, sampai mengelola ekspektasi orang tua.
Lalu skrng guru punya peran baru sbg anjing yg mengendus2 makanan mbg apakah beracun atau tdk.
Guru di Indonesia ini beban dan tanggung jawabnya besar, tp tetap saja hidupnya berat dan nggak sejahtera.
Ampun, ampun..
Ira Puspitasari sangat terkejut ketika Bechi, anak kiai Jombang yang dihukum penjara karena kekerasan seksual, diam-diam bebas lebih awal.
Saksikan video investigasi BBC Eye: https://t.co/suxYUNMxDm
Tulisan ini terpampang di Balai Pertemuan yang menjadi tempat setiap acara resmi pondok:
“All problems can be solved by education.”
Bukan
“All problems can be solved by food.”
Sebuah perbedaan:
Prabowo: “Terserah pakar-pakar yg menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi G0BLOK”
SBY: “Meskipun kritik & serangan itu sering berlebihan tapi saya terima kasih karena akhirnya kekuasaan yg saya miliki dikontrol ketat”
Sama-sama pernah jadi presiden, tapi beda cara menyikapi kritik.
Begitu keluar video pakar pakar tapi goblok.
Mas Anies langsung bikin video "MATINYA KEPAKARAN"
Beliau review buku matinya kepakaran
Intinya sih:
- Banyak orang merasa pendapatnya setara dengan para ahli, padahal pengetahuannya terbatas
- Efek Dunning–Kruger, orang tahu sedikit biasanya terlalu percaya diri'
- Mana sekarang ada media sosial, semua orang bisa ngomong sehingga pendapat ahli bisa tenggelam
- Boleh aja kritik para ahli, tapi harus berbasis alasan dan bukti.
Nah kalau gue pribadi
Jujur, ngeri sama orang2 yang goblokin pakar.
Apalagi kalau dah berkuasa, waduh, kebijakannya jadi ga jelas nanti.
Prabowo ditegur secara halus sama ulama Gontor agar jangan anti-kritik.
Ulama kalo negur itu pakai kiasan dan banyak refleksi ke diri sendiri, "Teruntuk Pak Presiden, kalau makan saya, pakaian saya, kendaraan saya melebihi para santri, maka boleeh para santri protes, boleeh kritik, boleeh demo."
Semoga ybs sadar dan bisa mencerna gaya teguran ulama.😭
*Aktivis disiram air keras.
*Warga sipil masih terus dibunuh di Papua.
*Ada dugaan kelalaian dalam tenggelamnya kapal KMP Virgo.
*Persoalan kekerasan kpd jurnalis nggak selesai2.
*Angka kematian di pengungsian akibat gempa NTT tembus 94 orang, hampir dua kali lipat dr gempa itu sendri.
*Dll, dll..
Anda sbg menteri HAM malah sibuk ngurus remah2 dgn caption nggak jelas kayak gini.
Anda itu menteri serius nggak sih?
Penculik jadi presiden, dirjen, direktur BUMN, koruptor menjabat lagi, dan nyiram air keras GAK dipecat jadi tentara meski sudah disebut TERORIS oleh PRESIDEN !!!
Sementara anak-anak muda ditolak kerja karena SKCK atau jejak digital postingan medsos.
Prabowo tidak berani menyebut angka upah minimum guru. Terima kasih mas Andromeda, pertanyaan ini sangat penting ditanyakan kepada Presiden. Dan akhirnya kita tahu, komitmen beliau untuk upah minimun guru memang tidak ada.
Rezim Soeharto jatuh karena satu keluarga sudah terdampak:
Bapaknya nganggur, ibunya gak bisa beli sembako, anak-anaknya digebukin tentara atau diculik.
US Congressman:
"Islam has nothing to do with this; be human and support Palestine."
US Congressman Mike Bost, speaking out against the suffering in Gaza, argued that support for Palestine should not be about religion.
"You only need to be human to support Palestine."