Setiap apa yg ia masak ia beli terus aku minta aku makan sering kali di bilang minta dan diperhitungkan. Sedangkan untuk adikku mama selalu menyediakan meskipun ia blm makan.
Untuk adik laki-lakiku meskipun sudah hitungan dewasa tapi perhatian sampe ke makan pun selalu diperhatikan.
Sementara aku ia seperti sudah lepas tanggung jawabnya sebagai orangtua kepada ku. Padahal aku belum menikah.
Sebagai anak aku selalu dituntut bgt untuk tidak perhitungan tentang apapun dengan siapapun. Tapi tidak ada yg bersikap seperti apa yang mama perintahkan padaku. Tuhan ini tidak adil
Malu pada diriku sendiri yang terlalu mempunyai rasa bersalah atas segala sikap seseorang yg seakan marah padaku. Padahal belum tentu penyebabnya aku. Tapi, seakan akan ia menampakan ya hanya kepadaku.
Sesalah apakah aku? Atau itu hanya sebuah alibi?
Aku cape
Apa mungkin masih ada yg belum aku ketahui. Semoga ga ada ya :( udh terlalu kehilangan rasa percaya diri bgt soalnya. Kaya udah tulus bgt tapi masih dibohongin terusβΉοΈ Kirakira aku salah apa ya?
Soalnya aku sering tbtb tau sendiri ttng dia yg ngedeketin cewe lain. Itu buat aku sakit hati bgt, bukan cuma sekali aja. Beberapa itu udah terlalu sering :(. Nadia, Nayla, diva, dana ada insian Fan yg aku belum stalk Karna aku gatau detailnya.
Dah, selalu overtaking
Kira kira setelah aku kasi kepercayaan dan aku beri dia kebebasan lagi dia bakal hancurin lagi perasaan aku ga ya, dia bakal matiin perasaan aku lg ga ya..