Butuh 7 hari bagi "Sexy Killers" (2019) untuk sampai pada angka ini.
Terima kasih telah menonton, menyebarkan, mendiskusikan, bahkan membantu warga yang lain agar lebih mudah memahami film ini. Hormat.
Heh, garpu somay!
Ane nulis “Yerusalem” karena itu yang tertulis di berita itu supaya sesuai dan gak ada ane nyebut2 ibukota Israel. Makanya ente baca dulu. Sebelum ngetik, itu jempol direndem dulu pake bumbu kacang.
Buruan siapin somay tiga, tahu dua.
Izinkan saya bertanya lagi, Pak @prabowo@Dahnilanzar
Mengutip kalimat Pak @Dahnilanzar “sikap konstitusional kita jelas, tak ada kerjasama dengan Israel”.
Apakah informasi, “melakukan impor senjata dari Israel”, yang tertulis di berita ini juga salah?
https://t.co/pl6Xx1Nii3
🚨🇵🇸 In Gaza's rainy weather, a child, inadequately dressed and shivering from the cold, attempts to warm his hands. Hundreds of thousands of Gaza's children are now homeless and displaced due to Israel's unrelenting war.
No caption needed.
But if you care about us, escalate your efforts and do whatever you can to stop this genocide and demand a ceasefire before the end of this year. We can’t take it anymore
Abu Ubaidah: selama 72 jam terakhir, pejuang Al-Qassam mampu menghancurkan 41 kendaraan militer dan menewaskan 25 tentara, serta melukai puluhan orang tentara penjajah israel. Selain itu, kami juga telah menyerang pasukan musuh yang masuk ke Jalur Gaza, dengan rudal dan perangkat anti-benteng. Kami juga terlibat bentrokan dengan mereka dari jarak nol dan menyerang tim evakuasi zionis israel. tim evakuasi terjebak pada dua terowongan dan rumah, lalu meledakkannya di antara para tentara penjajah israel.
Tim penembak jitu juga telah menembak salah satu tentara musuh. Mereka (Al-Qossam) telah menghancurkan markas besar, ruang komando lapangan, dan konsentrasi militer dengan mortir dan rudal jarak pendek di semua lini pertempuran di Jalur Gaza, sekaligus menghujani kota Tel Aviv, pusat zionis israel dengan serangan rudal. Tembakan rentetan roket juga dilepaskan ke arah Kiryat Shmona, wilayah utara Palestine terjajah.
Sumber: Ar-Risalah
baru kemarin sakit ati liat video anak sekolah yang ngebully menganiaya temennya, hari ini ada lagi dan kemungkinan masih banyak cuma gak terekam aja
hukuman untuk pelaku di bawah umur ini emang agak2 gimana gitu, umur SMP sama SMA selalu dimaklumi padahal dia udah sadar dan bisa menyakiti bahkan membunuh orang. HAM itu dipake untuk melindungi yang lemah, kenapa kesannya jadi dipake untuk melindungi yang bersalah
belum lagi kalo pelakunya anak orang kaya atau bapaknya tokoh, jangan harap hukumannya setimpal, emang gak ada wibawanya udah hukum di sini kalo ketemu orang yang berduit
untuk para orang tua, sering2 lah bertanya ke anak apakah di sekolahnya dia happy atau suka ada yang bully, ajarin bela diri dasar, minimal dia tau cara bertahan atau menghindar kalo misal ada yang mukulin, jangan sampai jadi samsak hidup. ajarin mukul balik kalo udah keterlaluan, kuatin mental dan nyalinya. sampai kapan sabar terus
greget banget liat kasus seperti ini, emosi dan jujur ini ngetiknya gemeteran karena ngopi mulu lupa makan