@indepenSumatera Belum lah, skor sesungguhnya adalah ;
Jaksa : Polri : TNI, 0:0:1. TNI kok yg masih melenggang, mana bisa polisi masuk ke bungker cilangkap.
BREAKING NEWS
Kortas Tipikor Polri Geledah Eks Restoran Prancis Milik Jampidsus Terkait Kasus Korupsi Batu Bara, Sejumlah Tentara Berjaga
Postingan tahun lalu 4 Agustus 2026 rumah Febrie Adriansyah dijaga Te'eNi....
Ehhhh skrg dijaga lagi
Pak Jagung gak bakalan bisa bubuk manis nihhhhh
https://t.co/DgkL3lRfeK
@IsnerJanik11668@neVerAl0nely___ Mestinya sih, udah disasar kok. Karena bupati nya kan Nonmuslim. Siapa sih yang tau perihal manajemen konflik. Yaaa tentara
Guys lebaran 2016 ada kejadian yang sampai sekarang gw rasa belum pernah benar-benar dipertanggungjawabkan secara serius.
Namanya tragedi Brexit.
Bukan Brexit Inggris.
Tapi Brebes Exit pintu keluar tol Brebes Timur.
Ceritanya begini.
Pemerintah baru saja resmikan ruas tol Pejagan-Brebes Timur.
Bangga banget.
Dipamer-pamerin.
Jokowi gunting pita.
Janji waktu tempuh Jakarta ke Jawa Tengah bakal jauh lebih cepat.
Jutaan pemudik percaya.
Masuk tol semua.
Tapi ada satu masalah yang tidak ada yang pikirin sebelumnya.
Tolnya belum tersambung sampai mana-mana. Ujungnya buntu di Brebes Timur.
Dan begitu jutaan kendaraan keluar dari tol kecepatan tinggi mereka langsung ketemu jalan arteri pantura yang sempit, pasar tumpah, dan persimpangan biasa.
Bottleneck.
Kemacetan total.
Puluhan kilometer.
Tidak bergerak lebih dari 24 jam.
Di dalam mobil suhu Brebes saat itu 33 sampai 35 derajat Celsius. AC menyala terus supaya tidak kepanasan.
Tapi mesin menyala terus bikin gas karbon monoksida dari ribuan knalpot numpuk di satu titik dan merembes masuk ke kabin.
Tidak matikan AC juga tidak aman di panas segitu heat stroke bisa mematikan terutama lansia dan anak-anak.
BBM habis.
SPBU kosong.
Air mineral dijual pedagang dadakan dengan harga berlipat-lipat.
Ambulans tidak bisa masuk karena bahu jalan juga penuh kendaraan yang nekat menyalip.
Hasilnya 12 sampai 17 orang meninggal.
Bukan karena kecelakaan.
Tapi karena keracunan karbon monoksida.
Heat stroke.
Dehidrasi akut.
Kelelahan ekstrem.
Serangan jantung.
Mati karena macet.
Dan ini yang paling bikin gw marah dari semua yang gw baca.
Tidak ada satu pun pejabat yang dimintai pertanggungjawaban secara serius.
Tidak ada audit kebijakan yang dibuka ke publik. Tidak ada penetapan ini sebagai kegagalan sistemik.
Yang ada kalimat klise soal volume kendaraan di luar prediksi. Evaluasi dilakukan setelah kejadian.
Sistem one way, contraflow, e-tol semua itu baru dibenerin setelah orang sudah mati.
Bukan sebelum.
Dan ini polanya selalu sama di Indonesia.
Infrastruktur dibangun untuk dipamerkan.
Diresmikan sebelum siap.
Dipotret untuk kampanye.
Dan ketika ada yang mati di atasnya itu masuk statistik mudik tahunan. Bukan kegagalan kebijakan.
Tol dibangun tanpa mikirin ujungnya kemana. Gerbang tol tidak siap menampung volume.
Tidak ada protokol darurat.
Tidak ada koordinasi antar lembaga.
Polisi di setiap daerah sibuk mastiin kemacetan tidak terjadi di wilayahnya masing-masing akibatnya semua menumpuk di satu titik dan meledak di Brebes.
Kamar Film nyimpulin dengan satu kalimat yang gw rasa paling jujur.
Selama keberhasilan negara diukur dari berapa kilometer tol yang dibangun bukan dari berapa nyawa yang terlindungi tragedi seperti ini akan selalu mungkin terulan
Kita bukan kekurangan jalan.
Kita kekurangan pemimpin yang menghitung nyawa lebih penting dari foto gunting pita.
Yang mau ke Bandung coba jalur yg direkomendasikan di thread deh, sy dr jatiasih masuk ke cipendawa arah mm2100, cikarang mall lippo, arah deltamas terus keluara karawang barat.
Terbebas dr kemacetan cikampek dan MbZ. Alhamdulillah
Sampai bdg 5 jam
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar kerja bakti serentak bertajuk Jaga Jakarta Bersih di 66 lokasi di seluruh wilayah Jakarta, Minggu pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi potensi banjir di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla memantau langsung salah satu titik kerja bakti di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, yang masih rawan banjir akibat luapan Kali Sunter. Kerja bakti di lokasi tersebut diikuti sekitar seribu orang dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Tidak hanya warga, sejumlah instansi di jajaran Pemerintah Kota, TNI, dan Polri juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Pembersihan difokuskan pada saluran air penghubung permukiman hingga aliran Kali Sunter yang masih dipenuhi endapan lumpur dan sampah.
#JagaJakartaBersih #DKIJakarta #KerjaBakti #PramonoAnung #JusufKalla #CipinangMelayu #KaliSunter
Anjiiir! SIM laki loe ngga punya, kalau pun punya itu nemu di Got, Pajak motor loe mati nyeeet, bawa motor loe bahayain warga sekitar. Mau apalagi? Pinjol ama judol loe gw kasih tau juga?