Dari Bener Meriah, bersama Menteri Transmigrasi Bapak Iftitah Sulaiman, saya melanjutkan perjalanan darat menuju Aceh Tengah, tepatnya di kawasan Danau Laut Tawar, juga bersama Bupati Aceh Tengah. Danau ini merupakan danau yang besar, indah, dan menjadi destinasi pariwisata yang selama ini terus berkembang. Berdasarkan laporan Bupati, banyak homestay, penginapan, dan hotel tumbuh, dengan jumlah wisatawan yang tinggi terutama di akhir pekan.
Namun akibat bencana dan longsor yang sangat parah, banyak kawasan tertimbun. Bahkan terdapat kawasan perumahan yang sekitar 40% tertimbun, dan hingga saat ini masyarakatnya masih berada di pengungsian. Ini menjadi salah satu potret dampak bencana di Aceh Tengah, sebuah daerah wisata yang juga merupakan penghasil kopi dan cabai. Saya juga menerima laporan bahwa hingga hari ini masih ada tiga kecamatan yang terputus dan terisolir.
Karena itu, tindakan darurat menjadi prioritas utama. Saya segera berkoordinasi dengan @KemenPU untuk mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsor. Sepanjang jalur terlihat banyak titik tertimbun, bahkan di beberapa lokasi lebar jalan yang tersisa hanya sekitar sepertiganya. Ruas-ruas yang terputus harus segera disambungkan kembali agar jalur logistik kembali terbuka dan kebutuhan dasar masyarakat tidak terganggu. Pada saat yang sama, koordinasi dengan Kementerian PKP juga dilakukan untuk memastikan rumah-rumah warga yang hancur dan rusak berat, termasuk di kawasan rawan bencana, mendapatkan penanganan yang serius.
Selain itu, ketersediaan BBM harus kita siapkan dan pasokan listrik harus kita tingkatkan, agar kehidupan masyarakat bisa kembali membaik dari hari ke hari.
Intinya, pemerintah pusat akan terus memberikan dorongan dan dukungan kepada pemerintah daerah. Kami memahami bahwa kondisinya tidak mudah dan banyak hal yang harus ditangani, tetapi upaya penanganan dan ikhtiar akan terus kita lakukan secara maksimal, agar masyarakat dapat kembali tenang dan pulih seperti sedia kala. 🙏🏼
Setelah mengecek infrastruktur dan memastikan bantuan Presiden sampai di Bener Meriah dan Aceh Tengah, saya kembali ke Medan dengan pesawat Hercules TNI AU bersama-sama dengan masyarakat yang mengungsi termasuk relawan PMI yang juga terjebak dan harus menuju ke daerah lain yang terdampak.
Akses transportasi darat masih terbatas, sehingga kita terus berusaha dan mendorong transportasi udara kita lebih lancar lagi ditengah situasi mendesak seperti ini.
Tadi siang (2/12), saya meninjau langsung jalur nasional di kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat, yang terdampak banjir besar dan longsor. Ruas ini merupakan urat nadi utama yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Provinsi Riau, sehingga putusnya akses sangat berdampak pada mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Saat ini alat berat dari Kementerian PU telah dikerahkan dan bekerja di lapangan untuk membuka kembali akses secara temporer, agar jalur ini dapat kembali terhubung secara terbatas, khususnya untuk kebutuhan yang bersifat mendesak dan esensial. Kami mohon waktu, karena proses ini membutuhkan kehati-hatian demi keselamatan bersama. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan dibantu oleh TNI dan Polri agar tetap tertib.
Secara paralel, pemerintah pusat juga menyiapkan langkah penanganan yang lebih permanen. Ini adalah aset nasional, dan negara hadir untuk memastikan konektivitas pulih secara bertahap dan berkelanjutan, bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur di lapangan.
Terima kasih kepada Bupati Tanah Datar, jajaran Forkopimda, TNI, Polri, para petugas lapangan, dan seluruh pihak yang terus bekerja tanpa lelah. Doa kami untuk seluruh masyarakat terdampak. Semoga diberi kekuatan dan ketabahan. Duka cita mendalam untuk para korban, dan semoga proses evakuasi serta pencarian yang masih berlangsung diberikan kelancaran.
Sumatera Barat harus bangkit, dan pemerintah akan terus hadir untuk mengawal proses ini. 🙏🏻
Dari Medan dengan pesawat Hercules C-130 TNI-AU saya terbang menuju Bener Meriah, Aceh. Pesawat ini dikenal karena keandalan, fleksibilitas, dan kemampuannya dalam berbagai misi. Dan kali membuktikan keandalannya dengan membawa bantuan Presiden @Prabowo.
Dari pantauan udara saya melihat langsung dampak bencana. Penerbangan melintasi Taman Nasional Gunung Leuser juga Kabupaten Langsa. Setibanya di Bener Meriah, saya menyampaikan langsung bantuan Presiden kepada Pak Bupati. Setelah itu, kami langsung menuju lapangan untuk melihat langsung kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan.
Di bawah kepemimpinan Bapak Presiden @Prabowo, tugas pemerintah hadir setiap saat untuk rakyat. Bapak Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah akan segera memperbaiki jalur-jalur vital yang terdampak banjir. Langkah ini penting untuk memulihkan kembali konektivitas wilayah dan memastikan aktivitas warga dapat berjalan normal.
Minggu pagi saya mendarat di Bandara Kualanamu, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara dan langsung melakukan rapat koordinasi dengan @infoBMKG, @BNPB_Indonesia dan jajaran terkait untuk merespon cepat terhadap bencana Siklon Tropis yang melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar. Fokus utama adalah penyelamatan korban, evakuasi, dan pemenuhan kebutuhan dasar (pangan, komunikasi, BBM, listrik). Saya mengapresiasi tinggi untuk BMKG dan BNPB atas gerak cepatnya.
Kami terus mendorong @kementerianpu membuka akses jalan, berkoordinasi dengan @kemenhub151 untuk bantuan transportasi udara, PLN untuk listrik, dan Pertamina untuk BBM. Insya Allah, pemerintah akan terus bekerja keras, mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, agar bantuan, perbaikan infrastruktur vital, serta pemulihan layanan dasar dapat segera menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
Mohon doa restu dari teman-teman semua.🙏🏻
Usai pertemuan dengan Menhan/Menko Pelayanan Publik Singapura, agenda saya berikutnya adalah berdiskusi dengan Chairman Temasek Holdings, Y.M. Bapak Teo Chee Hean, bersama jajaran @KemenkoInfra di kantor pusat Temasek, Singapura (21/11).
Diskusi kami berangkat dari tantangan kawasan yang semakin kompleks: ketahanan pangan, air, dan energi yang tertekan akibat disrupsi global; mulai dari perang yang mengganggu pasokan energi, inflasi pangan karena terganggunya rantai gandum dunia, hingga kebutuhan perlindungan pesisir. Baik Indonesia maupun Singapura memahami bahwa “national resilience” dan “regional resilience” kini menjadi fondasi stabilitas dan kemajuan Asia Tenggara.
Saya menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, “prosperity dan sustainability” harus berjalan beriringan. Indonesia tengah mempercepat transisi energi bersih, membangun bendungan multiguna, mengadopsi teknologi untuk memperluas floating solar panel, menurunkan emisi transportasi melalui elektrifikasi angkutan umum, serta menyiapkan proyek waste-to-energy berskala signifikan ke depan.
Chairman Teo berbagi tentang bagaimana teknologi waste-to-energy berkontribusi pada 2,8% suplai listrik Singapura sekaligus mengurangi kebutuhan lahan landfill. Kami juga berdiskusi mengenai keterkaitan air dan energi, mulai dari desalinasi hingga perlindungan pantai yang vital bagi kedua negara meski dengan skala berbeda.
Pada sektor perumahan dan perkotaan, saya menyampaikan agenda Indonesia untuk mengurangi backlog 9,9 juta rumah dan mempercepat pembangunan rumah rakyat. @kemenkoinfra terus mengembangkan creative financing, termasuk skema PPP model dan “land value capture” agar penyediaan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan dapat diakselerasi.
Pertemuan ini menjadi ruang pertukaran pengalaman yang setara dan saling menguatkan: dua negara dengan tantangan berbeda namun aspirasi yang sama untuk membangun ketahanan, keberlanjutan, dan kemakmuran jangka panjang bagi masyarakat.
Kami juga meresmikan kapal Roro Cilegon-Pelabuhan Panjang (Lampung) yang siap mengangkut 300 truk untuk keperluan industri. Ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk mewujudkan visi Bapak Presiden @Prabowo Subianto: memperkuat konektivitas multimoda yang efisien dan berkelanjutan.
Mobilitas manusia, barang, dan jasa harus semakin lancar, mendukung industri baja sebagai tulang punggung infrastruktur serta mengangkut komoditas lain sebagai efisiensi ongkos logistik. Sinergi ini akan terus kami kawal demi kemajuan dan pemerataan pembangunan Indonesia! 💪
Rabu siang (19/11) saya mendampingi Bapak Presiden @prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo, D.I.Yogyakarta. Sebuah jembatan yang akan menjadi urat nadi baru untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat! 🌉✨
Bersama Bapak Menteri PU Bapak Dody Hanggodo, Mensesneg Bapak Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Bapak Teddy Indra Wijaya, Gubernur D.I.Y. Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Kulon Progo, dan Bupati Bantul. Kami menyaksikan bukti nyata komitmen Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam pemerataan pembangunan melalui infrastruktur konektivitas.
Tidak hanya Jembatan Kabanaran, secara serentak diresmikan empat infrastruktur penting lainnya: Jembatan Sambas Besar (Kalimantan Barat), Underpass Joglo (Surakarta, Jawa Tengah), Underpass Gatot Subroto (Medan, Sumatera Utara), dan Flyover Canguk (Magelang, Jawa Tengah).
Semua ini untuk menghubungkan antar wilayah, mengurangi kemacetan, menekan biaya dan waktu perjalanan, serta menjadi landmark kota. Dampaknya besar: mendorong pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, menciptakan lapangan kerja baru, membangun sektor ekonomi. Infrastruktur adalah kunci kesejahteraan!
Melanjutkan perjalanan dari Labuan Bajo, perjalanan berlanjut di lokasi pembangunan Jalan Lintas Utara Flores. Sebuah proyek vital yang akan menghubungkan Labuan Bajo hingga Portoreo sepanjang 141 km. Saat ini, masih ada 88 km yang belum teraspal dan akan terus kita kejar pembangunannya. 🛣️✨
Jalan selebar 6 meter ini diharapkan akan memangkas waktu tempuh secara signifikan, dari 6-7 jam menjadi hanya 3-4 jam. Ini akan sangat menguntungkan masyarakat, logistik, dan sektor jasa.
Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, potensi pariwisata di sepanjang Utara Flores, sektor pertanian, peternakan, dan ekonomi lokal lainnya akan semakin berkembang. Saya berkomitmen bersama Kementerian PU, Pemprov, dan Pemkab untuk mengawal terus progres pembangunan ini! 💪🇮🇩
Dalam 13th U.S.–Indonesia Investment Summit saya memaparkan prioritas nasional di era Presiden Prabowo Subianto dan menekankan bahwa kemitraan Indonesia–Amerika Serikat harus bersifat transformatif, yang melahirkan inovasi, energi yang lebih bersih, dan peluang yang lebih besar bagi generasi muda.
Terima kasih kepada AmCham Indonesia dan seluruh mitra yang telah mengundang dan menyelenggarakan forum ini. Semoga kemitraan Indonesia–Amerika Serikat semakin kuat ke depan.🇮🇩🇺🇸
KABAR TERKINI
20 SEPTEMBER 2025
LEGISLATOR MUDA DEMOKRAT HARAP REFORMASI KEBIJAKAN TKDN BERDAMPAK LANGSUNG KE MASYARAKAT
“Tentu kita apresiasi jika kebijakan ini bisa menghasilkan sesuatu yang positif utamanya jika masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya,”
Sumber : https://t.co/xv6YTGlcrA
(20/09/2025) https://t.co/McAe8iYEIu
ZULFIKAR SUHARDI @zulfikarsuhardiofficial
ANGGOTA KOMISI VII DPR RI FRAKSI PARTAI DEMOKRAT
https://t.co/TzFu8xIfna
Menghadiri dan membacakan puisi pada tasyakuran 76 tahun Bapak SBY. Semoga Bapak SBY selalu diberi kesehatan, panjang usia, dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Amin.
Innalillahi Wainnailaihi Roji'un. Telah berpulang kerahmatullah Guru, Pembimbing, dan Panutan saya Mbah KH Usamah Mansyur. Kami kehilangan sosok yang selalu membimbing dan mendo'akan pada setiap kesempatan dan perjalanan hidup saya. Semoga Almarhum ditempatkan disisi Allah SWT. Amin.
Tentu kami berduka, bersedih, dan berbelasungkawa kepada almarhum Affan Kurniawan yang menjadi korban demonstrasi yang pada akhirnya menjadi kericuhan.
Kami meminta maaf jika selama ini perilaku dan kegiatan kami di DPR RI belum mencerminkan sebagai wakil rakyat yang diharapkan.
Untuk itu, kami ingin mengoreksi secara mendalam sebagai introspeksi dan bagian dari kontemplasi.
Kami ingin mengevaluasi tuntutan dari mahasiswa atau publik yang dalam hal ini menginginkan tunjangan DPR RI untuk dihentikan atau dibatalkan.
Kami setuju, kami sepakat bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan keuangan negara harus benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.
Hingga hari ini kami pun di Partai Demokrat selalu mendengar dan selalu mengawal.
Kami tidak menutup telinga, kami tetap berbenah, karena ini adalah lembaga yang harus kita jadikan untuk mengawal aspirasi masyarakat.
Dari Rakyat, untuk Rakyat.
📹: kompastv
Mengunjungi kantor DPC Partai Demokrat Kota Jogjakarta, dan memberi pesan kepada seluruh kader agar sensitif terhadap situasi dan kondisi masyarakat. Buka lebar pintu aspirasi dan pengaduan masyarakat agar kita bisa membantu mencarikan solusinya.