ya allah, aku mau jadi istri dan ibu... bukan sekedar punya pasangan atau anak, tapi punya rumah yang di dalamnya ada cinta, kasih sayang, ketenangan, rasa aman dan saling menjaga setiap hari. aamiin...
Gaiss, aku cuma mau ingetin. Allah lebih besar daripada segala kekhawatiran yg kita rasain. Apapun yg sedang membuatmu cemas hr ini, percayalah bahwa Allah memiliki kuasa atas semuanya dan selalu menyiapkan jalan terbaik untuk hamba-Nya.
“Kakaknya kan udh kerja dan udh mampu bayarin jd nanti sekolahnya kakanya yang bayarin ya bu” mendengar itu semesta mengaminkan dan aku lgsg menangies ketchil😭😭
Lucu ya, kalau diresapi lagi, ternyata selama ini gue bener-bener sendirian. Gue pikir lingkaran pertemanan gue luas, tempat mengadu gue banyak, dan nama gue cukup diingat. Tapi itu cuma ilusi. Gue cuma kenal banyak orang, bukan punya temen yang bener-bener tempat pulang. Sering banget gue ngerasa deket sama banyak jiwa, saling tukar cerita, tertawa sampai larut, tapi di ujung hari, saat riuh itu reda, gue sadar nggak ada satu pun dari mereka yang sudi jadiin gue prioritas. Not a single person would choose me first. Gue cuma ada saat mereka butuh penengah, pendengar, atau sekadar pengisi kekosongan. Begitu mereka selesai, gue kembali jadi sosok yang terlewatkan. Ternyata emang dari dulu gue tuh nggak pernah penting buat siapa pun wkwk, cuma gue aja yang ke-PDean ngerasa dianggap.