My take from pacaran virtual atau apapun bahasanya, it’s not worth it because you will eventually fall in love without setting the boundaries and at the end, it won’t work out when you want to go for real.
Gak ada ribut besar atau ucapan pamit, tapi chat lo mendadak berhenti dibalas dan dia ngilang seolah lo sosok asing. Psikologi nyebut pola ini sebagai ostracism.
Jam satu malem lo masih merhatiin tanda centang di chat terakhir.
Lo sempet mikir koneksi internet dia lagi error atau dia lagi sibuk parah di kantor. Tapi pas lo buka aplikasi sebelah, story dia baru aja diunggah beberapa menit lalu.
Di situ rasanya kayak ada yang mendadak kosong di dada. Gak ada kabar buruk yang disampaikan, tapi lo sadar pelan-pelan kalau akses lo ke hidup dia udah diputus sepihak tanpa penjelasan apa pun.
sorry for interrupting your tl, tapi pembakaran hutan & lahan blm usai, darurat ISPA, sumatra dilanda banjir, NTT blm pulih, sengketa lahan di papua, rupiah melemah, krisis air bersih, BBM langka, pemadaman bergilir, kasus keracunan MBG trs brmunculan. pls don't stop speaking up!