Jeff said tonight is the place that is the most “purple”. Cause all Ten, PP & Jeff’s fandom color is purple. And then PP’s fandom also named “lovely”, like Ten’s “10vely” HAHAHAHAHHA
PP KRIT X TEN CORE0110
#ppkritt#TENCORE0110Concert_Day3
Mertuanya ga pernah liat sapikah seumur hidupnya? Memang dipikir itu sapi² yg nyampe ke perutnya gada peranan dokter hewan di sana? Sempit bgt pengetahuan dan kebijaksanaannya. Mending diedukasi dulu segimana gedenya peranan dokter hewan deh. Kesel banget sm orang picik gini.
Mertua lagi nginep di rumah udah sekitar semingguan. Terus suatu hari dia nanya ke anak sulung.
🧕🏼: "Kak, nanti kalau udah gede cita-citanya mau jadi apa?"
🐱: "Mau jadi dokter hewan." (semangat banget)
🧕🏼: "Lho kok dokter hewan? Buat apa? Mending jadi dokter manusia lah."
🐱: (langsung diem, mukanya kecewa)
🧕🏼: "Kamu kasih tau anakmu, jangan jadi dokter hewan. Emang buat apa coba."
🙂: "Selama dia seneng, aku dukung aja kok kalau mau jadi dokter hewan. Kan dia baru 7 tahun, masih banyak waktu buat belajar hal-hal lain. Nanti kalau cita-citanya berubah juga gapapa. Sekarang dia lagi seneng aja."
🙂: "Lagi suka itu ya biarin aja, Bu."
🧕🏼: "Anak tuh kalau gak diarahkan ya gak ngerti. Tugas orang tua ngajarin, emang apa gunanya jadi dokter hewan? Lebih berguna jadi dokter manusia."
🙂: "Apapun nanti pekerjaannya, yang penting halal, dia nyaman, dan seneng ngejalaninnya. Sebagai orang tua aku cuma bisa dukung sama doain yang terbaik buat anak."
🧕🏼: (langsung diem)
Tapi di lain waktu masih aja dibahas, katanya kecewa punya cucu yang cita-citanya pengen jadi dokter hewan.
Hadehh... yang bayarin sekolah juga bukan, tapi ngaturnya paling semangat. 😌
setelah megang bukunya, ku baru sadar kalo itu tengkorak di ilustrasi sampulnya 🥲🥲🥲
*ilustrasi di dalam bukunya tak kalah seram.
**ada nama jj rizal (sejarawan), azhari aiyub (penulis dari aceh), dan joshua oppenheimer (sutradara film jagal dan senyap) di kata pengantarnya.
Fenomena api-kelana (secara global dikenal sebagai ignis fatuus atau will-o'-the-wisp - BANASPATI??) adalah contoh sempurna kemilau kimia alami di alam liar.Secara ilmiah, fenomena ini dipicu oleh pembusukan material organik yang menghasilkan gas metana bercampur fosfin dan difosfan. Ketika gas-gas fosfor ini naik ke permukaan dan bereaksi dengan oksigen di udara, mereka memicu kemiluminescence—pembakaran spontan bersuhu rendah yang memancarkan cahaya dingin (kebiruan atau kehijauan) tanpa membakar lingkungan sekitarnya.Sebelum sains mampu memetakan reaksi kimia gas ini, misteri cahayanya yang melayang di kegelapan rawa wajar saja memantik imajinasi manusia menjadi kisah-kisah mistis pengusir bosan sekaligus peringatan bahaya di malam hari.